PUNCAK - Di tengah denyut kehidupan Kampung Dangbet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sebuah inisiatif menyemai harapan bagi para petani. Pada Senin, (29/12/2025), prajurit TNI dari Satgas Yonif 732/Banau tak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dengan aksi nyata memborong hasil pertanian warga.
Langkah ini menjadi solusi jitu bagi petani setempat yang kerap bergulat dengan tantangan distribusi dan keterbatasan akses pasar. Berbagai komoditas segar, mulai dari sayuran hijau, umbi-umbian yang mengakar kuat, hingga buah-buahan ranum, disambut hangat oleh para prajurit, memastikan setiap hasil panen memiliki pembeli.

Komandan Satgas Yonif 732/Banau, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabihi, S.H., menekankan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen TNI untuk menjadi mitra sejati masyarakat. Ia melihat lebih dari sekadar transaksi jual beli; ini adalah tentang membangun sinergi yang menguntungkan semua pihak.
“Kami ingin hasil kebun masyarakat benar-benar memberi manfaat langsung bagi petani. Dengan membeli hasil tani mereka, roda ekonomi kampung bisa bergerak, petani mendapatkan kepastian pasar, dan ketahanan pangan lokal ikut terjaga. Ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian kami terhadap masyarakat di wilayah penugasan, ” ujar Letkol Chabihi.
Lebih jauh, Letkol Chabihi menambahkan bahwa pemanfaatan hasil tani lokal secara langsung juga berkontribusi pada kemandirian logistik Satgas, menciptakan sebuah ekosistem saling mendukung antara aparat negara dan masyarakat pedalaman.
Sorot mata penuh syukur dan senyum merekah tak bisa disembunyikan oleh para petani Kampung Dangbet. Ibu Mery, salah satu warga yang turut merasakan dampak positif ini, berbagi cerita dengan haru.
“Kami sangat bersyukur. Selama ini kami sering bingung mau jual ke mana hasil kebun kami. Hari ini bapak-bapak TNI datang langsung dan membeli semuanya. Uangnya bisa kami pakai untuk kebutuhan keluarga dan modal menanam lagi. Terima kasih banyak untuk perhatian dan kepedulian Satgas Yonif 732/Banau, ” tuturnya.
Kegiatan yang penuh makna ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi masyarakat Beoga untuk terus mengoptimalkan potensi pertanian mereka sebagai sumber penghidupan berkelanjutan. Kehadiran Satgas Yonif 732/Banau di Kampung Dangbet membuktikan bahwa TNI tidak hanya garda terdepan penjaga kedaulatan, tetapi juga pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan di daerah terpencil Papua.
