Jaya Sakti Dekap Aspirasi Pogapa: Langkah Maju Papua Tengah

    Jaya Sakti Dekap Aspirasi Pogapa: Langkah Maju Papua Tengah
    Prajurit TNI Satgas Pamtas.RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, melalui Pos Pogapa merajut benang silaturahmi dan membuka ruang dialog yang tulus dengan warga Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (10/1/2026).

    INTAN JAYA - Di jantung Papua Tengah, tepatnya di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, resonansi harapan bergema. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, melalui Pos Pogapa, tak sekadar hadir menjaga garis batas negara, namun lebih dari itu, mereka merajut benang silaturahmi dan membuka ruang dialog yang tulus dengan warga setempat. Sebuah inisiatif yang sungguh menyentuh, di mana pada Sabtu (10/1/2026) lalu, pintu hati dan pikiran masyarakat Pogapa terbuka lebar untuk berbagi impian dan tantangan.

    Suasana yang terjalin bukanlah sekadar formalitas, melainkan kehangatan yang lahir dari kepedulian. Warga Pogapa, dengan segala kerendahan hati, mengutarakan berbagai persoalan yang membelit kehidupan sehari-hari mereka; mulai dari denyut nadi ekonomi lokal, gerbang ilmu pengetahuan, hingga cita-cita akan kesejahteraan yang lebih merata. Ini adalah potret nyata kehidupan yang membutuhkan uluran tangan dan telinga yang mendengar.

    Kapten Inf Kresna Cakra Wijaya, S.Tr.(Han), Komandan Tim sekaligus Danpos Pogapa, tak hanya berdiri sebagai penjaga, namun menjelma menjadi pendengar setia. Ia menegaskan, kehadiran Satgas di tengah masyarakat adalah wujud komitmen yang mendalam untuk menjadi mitra sejati.

    “Kami sangat mengapresiasi keterbukaan masyarakat Pogapa. Aspirasi yang disampaikan menjadi masukan penting bagi kami untuk terus mendukung dan bekerja sama demi kemajuan kampung ini. Kehadiran kami bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendengar dan mendampingi masyarakat, ” ujar Kapten Kresna.

    Bagi Kapten Kresna, dialog yang jujur dan terbuka adalah fondasi kokoh untuk membangun rasa percaya. Ia meyakini, komunikasi yang lancar akan melahirkan lingkungan yang aman dan damai. Lebih jauh, ia berjanji akan terus menjalin sinergi erat dengan seluruh lapisan masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya, agar setiap suara warga Pogapa dapat terdengar dan terwujudkan.

    Stevanus Bagubau (31), seorang putra Kampung Pogapa, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan betapa berharganya perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Satgas Yonif 113/JS.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Satgas Pos Pogapa. Kegiatan silaturahmi ini sangat berarti bagi kami karena masyarakat merasa didengar dan dihargai, ” ucap Stevanus.

    Harapan Stevanus sederhana namun mendalam: semoga jalinan harmonis ini terus lestari dan menjadi katalisator bagi kemajuan kampungnya. Ia menambahkan pinta yang tulus.

    “Kami berharap Satgas terus mendukung masyarakat Pogapa, dan semoga aspirasi kami juga mendapat perhatian dari pemerintah dan pihak terkait, ” tambahnya.

    Melalui setiap interaksi penuh makna ini, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti membuktikan bahwa peran mereka jauh melampaui tugas pengamanan wilayah. Mereka adalah sahabat sejati, yang hadir dengan hati yang peduli, empati yang mendalam, dan tekad kuat untuk menempa masa depan yang lebih cerah bagi seluruh masyarakat Papua.

    (Wartamiliter)

    jayasaktimenyapa yonif113js satgaspamtas tnihumanis serapaspirasi intanjaya papuatengah
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 113/JS Bawa Senyum Sehat ke...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Banau Dongkrak Ekonomi Ambobera Lewat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Banau Perkuat Harmoni Perbatasan Lewat Karya Bakti Gereja
    Satgas Banau Borong Hasil Tani, Perkuat Ekonomi Warga Beoga
    Marinir Bawa Harapan Kesehatan ke Pedalaman Papua
    TNI Hadir di Papua: Pelayanan Sosial Satgas Yonif 500/Sikatan di Mamba
    Senyum Anak Engganengga Merebak Berkat Satgas Yonif 113/JS

    Ikuti Kami