Satgas Yonif 408/Sbh Borong Hasil Tani Warga Wamitu, Dorong Ekonomi dan Semangat Bertani di Pedalaman Papua

    Satgas Yonif 408/Sbh Borong Hasil Tani Warga Wamitu, Dorong Ekonomi dan Semangat Bertani di Pedalaman Papua

    LANNY JAYA - Suasana pasar sederhana di Kampung Wamitu, Kabupaten Lanny Jaya, Rabu (5/11/2025) tampak berbeda dari biasanya. Senyum para petani merekah saat prajurit Satgas Yonif 408/Sbh Pos Wamitu datang bukan dengan senjata, melainkan dengan niat tulus untuk membantu. Dalam program bertajuk “Borong Hasil Tani Warga”, para prajurit memborong berbagai hasil bumi warga dari umbi-umbian, sayur-mayur hingga hasil kebun sebagai bagian dari upaya TNI mendukung kesejahteraan masyarakat pedalaman Papua.

    Program ini merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir di tengah rakyat sebagai penggerak pembangunan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

    TNI Hadir sebagai Sahabat Petani Papua

    Komandan Pos (Danpos) Wamitu, Kapten Inf Indra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap nasib petani di wilayah pegunungan yang selama ini kesulitan memasarkan hasil panen mereka.

    “TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menjadi bagian dari solusi kesejahteraan masyarakat. Melalui program ini, kami membantu memasarkan hasil pertanian warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat bertani, ” ujar Kapten Inf Indra dengan penuh empati.

    “Kegiatan seperti ini sudah menjadi rutinitas kami. Program ‘Rosita’ (Borong Hasil Tani) adalah pendekatan humanis untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar ekonomi masyarakat bisa terus tumbuh, ” tambahnya.

    Kapten Indra menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga bermanfaat ganda: membantu petani memperoleh penghasilan langsung, sekaligus memenuhi kebutuhan logistik dapur Pos TNI dari hasil bumi lokal.

    Harapan dan Senyum dari Wamitu

    Di antara keramaian pasar sederhana itu, tampak wajah sumringah Mama Rosalina, salah satu petani Kampung Wamitu yang menjajakan hasil taninya. Ia tak kuasa menahan rasa haru saat para prajurit datang membeli dagangannya dalam jumlah besar.

    “Bapak-bapak TNI datang borong sayur dan umbi kami. Kami sangat senang dan berterima kasih. Hasil kebun kami bisa laku semua hari ini, ” ucap Mama Rosalina sambil tersenyum lebar.

    Bagi warga Wamitu, kehadiran Satgas TNI bukan hanya membawa rasa aman, tetapi juga harapan baru untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Kini, semangat bertani kembali tumbuh di tengah masyarakat, seiring dengan dukungan nyata yang terus diberikan oleh Satgas Yonif 408/Sbh.

    TNI, Penjaga Negeri yang Menghidupkan Harapan

    Program borong hasil tani ini menjadi cerminan filosofi pengabdian TNI di Papua hadir dengan hati, membantu tanpa pamrih, dan memberdayakan masyarakat dari bawah.

    Dari Wamitu, gema kebersamaan itu terdengar jelas: ketika rakyat tersenyum, itulah kemenangan sejati bagi prajurit.

    Helm dan cangkul mungkin berbeda bentuk, tetapi semangat pengabdian di balik keduanya sama — membangun negeri dengan cinta dan ketulusan.

    (Lettu Sus/AG)

    tniuntukrakyat papuabangkit wamitusejahtera satgaspedulipetani yonif408sbh tnimanunggal papuamembangun
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Helipad Tumbupur, Bukti Nyata Gotong Royong...

    Artikel Berikutnya

    Parenting Class TK Kartika VI-9 Merauke...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia Yokatapa Satukan Doa, Kokohkan Damai di Intan Jaya
    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani Mama Papua, Nyalakan Mesin Ekonomi di Pegunungan
    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan
    Semangat Merah Putih Berkibar di Honai Jelang Natal Papua
    Doa Bersama di Goa Balim: Loreng dan Iman Tanda Damai Pedalaman Papua

    Ikuti Kami