INTAN JAYA - Di tengah kehangatan pagi di Jalan Trans Papua, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (21/11/2025), prajurit Satgas Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan kepedulian mendalam terhadap perekonomian masyarakat melalui program 'Rosita' atau Borong Hasil Petani. Kegiatan rutin ini menjadi jembatan langsung antara TNI dan para mama-mama Papua, memberdayakan mereka dengan membeli langsung hasil bumi.
Lapak-lapak sederhana yang berhiaskan pisang, tomat, aneka sayuran, hingga buah-buahan segar pegunungan menjadi saksi bisu interaksi hangat. Para prajurit TNI terlihat duduk bersama, berbagi cerita sambil memilih hasil panen yang dibeli. Senyum lebar yang menghiasi wajah kedua belah pihak adalah bukti nyata kedekatan yang terjalin erat antara personel TNI dan warga Intan Jaya.
Komandan TK Mamba, Lettu Inf Suprapto, menekankan bahwa 'Rosita' lebih dari sekadar transaksi jual beli. Ia melihatnya sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Setiap hari pasar, kami selalu melaksanakan Rosita. Ini bukan hanya transaksi, tetapi wujud kepedulian kami untuk membantu menggerakkan ekonomi masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi ikut menjadi bagian dari kehidupan mereka, " kata Lettu Suprapto.
Ia menambahkan, langkah kecil ini sangat selaras dengan upaya Pemerintah Daerah Intan Jaya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya melalui pemberdayaan petani dan pedagang lokal.
"Mama-mama Papua adalah tulang punggung ekonomi keluarga. Dengan membeli langsung hasil panen mereka, kami berharap ekonomi kampung dapat terus berputar. Kami mendukung penuh program Pemda dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, " jelasnya.
Yulianus Wandipa, seorang tokoh masyarakat Kampung Mamba, tak dapat menyembunyikan rasa apresiasinya terhadap inisiatif Satgas Yonif 500/Sikatan. Ia merasakan dampak positif yang langsung dirasakan warga.
"Kami senang sekali dengan kegiatan ini. Mama-mama merasa dihargai karena hasil panen mereka dibeli langsung tanpa tawar-menawar. Kehadiran TNI benar-benar membawa manfaat dan rasa aman bagi kami, " ujarnya.
Kegiatan 'Rosita' pada hari itu berjalan lancar, aman, dan penuh nuansa kekeluargaan. Interaksi alami antara prajurit dan masyarakat mencerminkan tumbuhnya rasa saling percaya yang esensial dalam menjaga stabilitas wilayah.
Program 'Rosita' ini menjadi contoh inspiratif bahwa pembangunan di Papua tak melulu harus berskala besar. Tindakan sederhana, seperti keberpihakan pada petani lokal, terbukti mampu memberikan dampak nyata dan langsung menyentuh kehidupan masyarakat di akar rumput.
(jurnalis)
