PUNCAK - Di tengah keheningan pegunungan Papua Tengah, sebuah inisiatif menyentuh hati kian mengalir dari prajurit Tentara Nasional Indonesia. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 732/Banau, melalui program unggulannya 'Sahabat Banau (Rosita)', kembali membuktikan dedikasinya untuk kesejahteraan masyarakat pedalaman. Pada Kamis, (15/1/2026), prajurit Satgas secara langsung mendatangi Kampung Jampul di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, untuk memborong hasil bumi para petani lokal.
Dipimpin oleh Serda Ronal, kegiatan ini berfokus pada para 'mama-mama Papua' yang telah bersusah payah mengolah lahan mereka. Berbagai komoditas segar seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan umbi-umbian dibeli dengan harga yang pantas. Seluruh hasil pertanian ini nantinya akan menjadi bagian tak terpisahkan dari kebutuhan logistik harian para prajurit di Pos Jampul.
Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan logistik, program ini menjadi jembatan solusi bagi warga Jampul. Selama ini, mereka kerap menghadapi kendala dalam memasarkan hasil kebunnya, sebuah realitas pahit yang disebabkan oleh akses transportasi yang terbatas dan jarak yang cukup jauh menuju pasar tradisional.

Letda Inf Djemmy, Komandan Pos (Danpos) Jampul, menegaskan betapa vitalnya peran program 'Rosita' dalam menopang perekonomian masyarakat setempat. “Kegiatan Rosita ini bertujuan untuk membantu meningkatkan ekonomi warga. Satgas hadir bukan hanya sebagai pengaman wilayah, tetapi juga sebagai sahabat dan bagian dari keluarga masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan mereka, ” ujar Letda Inf Djemmy.
Ia menambahkan bahwa pendekatan yang mengedepankan sisi kemanusiaan dan kemitraan erat dengan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan tatanan wilayah yang aman, damai, dan kondusif.
Sambutan hangat dan penuh syukur tak luput dari para petani. Mama Merry, salah seorang petani dari Kampung Jampul, tak kuasa menahan kebahagiaannya. “Selama ini kami susah menjual hasil kebun karena pasar jauh. Dengan bapak-bapak TNI datang langsung membeli hasil tani kami, kami sangat terbantu. Terima kasih banyak, semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut, ” ungkapnya dengan senyum tulus.
Melalui program 'Sahabat Banau', Satgas Pamtas Yonif 732/Banau secara tegas mengukuhkan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga secara aktif mendorong kemandirian ekonomi rakyat serta mempererat tali persaudaraan antara TNI dan masyarakat Papua dalam bingkai kokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
