YAHUKIMO - Di jantung pedalaman Papua Pegunungan, di tengah bentangan alam yang menantang, kehadiran prajurit Korps Marinir TNI AL membawa secercah harapan bagi warga Yahukimo. Melalui Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, misi pengamanan wilayah perbatasan diperkaya dengan sentuhan kemanusiaan melalui layanan kesehatan sederhana di Pos Halabok.
Kamis (15/1/2026) menjadi saksi bisu kepedulian para prajurit yang tak kenal lelah. Menyadari minimnya akses dan fasilitas kesehatan yang memadai, mereka membuka pintu Pos Halabok untuk melayani masyarakat. Pemeriksaan tekanan darah, pengecekan suhu tubuh, pemberian obat-obatan ringan, hingga edukasi pentingnya kebersihan diri dan lingkungan, semua diberikan dengan tulus.
Pendekatan humanis menjadi kunci. Setiap warga dilayani dengan kesabaran dan empati, menciptakan suasana hangat yang membuat mereka merasa benar-benar diperhatikan. Bagi banyak warga yang harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan sentuhan medis, kehadiran Satgas ini adalah jawaban atas penantian panjang.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan komitmen TNI dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan.
“Kehadiran prajurit Marinir di wilayah perbatasan tidak hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan. Kepedulian terhadap kesehatan warga adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai prajurit TNI, ” ujar Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Beliau juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dan kesiapsiagaan bagi seluruh personel.
“Saya tekankan kepada setiap prajurit untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mematuhi prosedur operasional standar, baik dalam tugas pengamanan maupun kegiatan teritorial di wilayah perbatasan NKRI, ” tegasnya.
Bagi masyarakat sekitar Pos Halabok, pos pengamanan ini telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar titik pertahanan. Ia kini menjadi 'ruang harapan', tempat mereka menemukan bantuan, perlindungan, dan perhatian di tengah keterbatasan layanan publik.
Melalui pelayanan kesehatan yang tulus ini, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir membuktikan bahwa kehadiran TNI di Papua Pegunungan adalah wujud nyata dari upaya melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat, sekaligus mempererat persatuan dan rasa kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Wartamiliter)
