ROSITA Satgas Banau: Sentuhan Hati Hidupkan Ekonomi Petani Beoga

    ROSITA Satgas Banau: Sentuhan Hati Hidupkan Ekonomi Petani Beoga

    PUNCAK - Di tengah keindahan lereng hijau Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sebuah pemandangan mengharukan tersaji. Para prajurit Pos Beoga dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau tak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menyentuh denyut nadi ekonomi warga melalui program inovatif “ROSITA” (Borong Hasil Tani). Pada Selasa (11/11/2025), senyum hangat terpancar saat para prajurit dengan ramah memborong hasil panen sayur-mayur, singkong, dan ubi yang tertata rapi di tikar pandan para petani.

    Program ROSITA ini merupakan buah manis dari upaya pendampingan pertanian yang telah lama digalakkan oleh Satgas 732/Banau. Para prajurit tak hanya mengajarkan teknik bercocok tanam yang baik dan berkelanjutan, tetapi kini melangkah lebih jauh dengan membantu para petani memasarkan hasil panen mereka. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan hasil bumi yang tumbuh subur kini memiliki nilai ekonomi yang berarti.

    “Kami tidak ingin berhenti di tahap pendampingan saja. Melalui ROSITA, kami bantu warga sampai pada tahap pemasaran hasil panen. Ini cara kami menghadirkan solusi konkret agar petani bisa mandiri dan sejahtera, ” ujar Danpos Beoga, Kapten Inf Budi, di sela kegiatan pembelian hasil tani warga Kampung Milawak.

    Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan logistik pos, sistem borong hasil tani ini menciptakan sirkulasi ekonomi lokal yang berdenyut langsung ke kesejahteraan masyarakat pegunungan. Kapten Inf Budi menambahkan, ketika hasil tani warga terserap dan dibayar dengan harga yang pantas, kepercayaan diri mereka tumbuh. “Inilah makna sejati kemanunggalan TNI dengan rakyat, ” tegasnya.

    Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Ibu Sinta, salah seorang warga. Ia tak menyangka hasil kebun yang dulu sulit dijual kini memiliki pasar yang pasti berkat program ROSITA. “Ini pertama kalinya hasil kebun kami dibeli dengan harga yang baik dan tanpa susah payah ke pasar jauh. Uangnya bisa kami pakai untuk sekolah anak dan kebutuhan rumah. Program ROSITA benar-benar menolong kami, ” tuturnya dengan senyum merekah.

    Kegiatan sederhana namun sarat makna ini membuktikan bahwa kehadiran TNI di wilayah Papua jauh melampaui tugas menjaga keamanan. Mereka adalah penggerak ekonomi rakyat dari akar rumput. Melalui program “ROSITA”, Satgas Yonif 732/Banau menampilkan bukti nyata bahwa kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dapat tumbuh subur dari tangan-tangan prajurit yang bekerja dengan hati.

    (jurnalis.id)

    satgas732banau programrosita tniuntukpapua kemanunggalantni ekonomirakyatbangkit beogasejahtera
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 732/Banau: Kesehatan Door to...

    Artikel Berikutnya

    Prajurit TNI Jadi Guru di Pedalaman Papua,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia Yokatapa Satukan Doa, Kokohkan Damai di Intan Jaya
    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani Mama Papua, Nyalakan Mesin Ekonomi di Pegunungan
    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan
    Semangat Merah Putih Berkibar di Honai Jelang Natal Papua
    Doa Bersama di Goa Balim: Loreng dan Iman Tanda Damai Pedalaman Papua

    Ikuti Kami