INTAN JAYA - Di tengah denyut kehidupan masyarakat Intan Jaya, Papua Tengah, hadir sebuah inisiatif menyentuh hati dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS). Melalui program komunikasi sosial yang dikemas apik dengan kegiatan borong hasil tani (Rosita), personel satgas di Pos Maya, Distrik Homeyo, pada Rabu (25/2/2026) tak hanya membangun kedekatan, namun juga secara nyata menggerakkan roda perekonomian para mama-mama lokal.
Langkah prajurit yang tak ragu membeli langsung sayuran segar, buah-buahan ranum, hingga kebutuhan pokok dari tangan para petani perempuan kampung sekitar, menjadi bukti nyata dukungan terhadap denyut nadi ekonomi lokal. Inisiatif ini menjadi semacam suntikan semangat bagi para mama-mama yang menggantungkan harapan pada hasil panen mereka.

Komandan Pos (Danpos) Maya, Kapten Inf Farid Makruf, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan implementasi program pembinaan teritorial yang berakar pada kesejahteraan masyarakat.
“Komunikasi sosial dan borong hasil tani ini adalah wujud komitmen kami untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membantu meningkatkan pendapatan warga. Kehadiran Tentara Nasional Indonesia harus memberi dampak positif, baik dari sisi keamanan maupun kesejahteraan, ” tegasnya.
Menurut Kapten Inf Farid Makruf, interaksi langsung seperti inilah yang membuka mata dan hati para prajurit untuk memahami denyut kehidupan warga secara utuh. Mulai dari kebutuhan dasar akan kesehatan, akses pendidikan bagi anak-anak, hingga situasi keamanan lingkungan, semuanya terangkai dalam dialog yang hangat. Pendekatan humanis ini terbukti ampuh merajut benang kepercayaan dan memperkuat kemitraan yang kokoh antara TNI dan masyarakat.
Mama Eliana Bagau (42), seorang warga Kampung Ogeapa yang turut hadir menjajakan hasil kebunnya di Pos Maya, tak kuasa menahan haru.
“Terima kasih banyak, Bapak-Bapak TNI. Kami sangat bersyukur karena hasil tani kami dibeli. Ini sangat membantu pendapatan keluarga. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan, ” ungkapnya dengan suara bergetar penuh rasa syukur.
Kegiatan borong hasil tani ini bukan sekadar transaksi jual beli biasa, melainkan sebuah strategi pemberdayaan ekonomi mikro yang jitu. Dengan alur dana yang berputar langsung di lingkungan kampung, kesejahteraan keluarga petani pun turut terangkat.
Di sela-sela transaksi ekonomi, momen akrab terjalin melalui dialog santai antara prajurit dan warga. Pembahasan ringan namun bermakna mengenai pentingnya menjaga kesehatan, fokus pada pendidikan anak, serta menjaga keamanan kampung, mengalir begitu saja. Suasana kehangatan yang terpancar adalah cerminan harmonisnya hubungan TNI dan masyarakat di Pos Maya.
Satgas Yonif 113/JS menegaskan komitmennya untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin. Ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya membangun Papua Tengah yang lebih sejahtera dan damai, melalui pendekatan yang persuasif dan solutif.
