PAINAI - Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V dari Batalyon Infanteri 4 Marinir menunjukkan komitmennya tak hanya dalam menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Bertempat di Distrik Komopa, Kabupaten Paniai, Rabu (25/2/2026), prajurit memborong hasil tani warga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap petani lokal.
Di tengah hamparan hijau pegunungan Papua Tengah, kangkung, bayam, tomat, cabai, serta aneka hasil kebun lainnya dibeli langsung dari petani dengan harga yang layak. Langkah ini menjadi solusi atas keterbatasan akses pemasaran yang kerap dihadapi warga pedalaman.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi rakyat, khususnya di wilayah terpencil, ” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran prajurit di wilayah penugasan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membangun kedekatan sosial serta membantu membuka ruang ekonomi baru bagi warga.
Warga Distrik Komopa menyambut positif inisiatif tersebut. Selain membantu mempercepat penjualan hasil panen, kegiatan ini juga memperkuat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat. Interaksi yang terjalin di lapangan menjadi sarana komunikasi sosial yang efektif dan membangun rasa saling percaya.
Melalui program pembelian hasil tani ini, Satgas Yonif 4 Marinir menegaskan peran TNI AL sebagai garda terdepan pertahanan sekaligus mitra strategis masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Papua Tengah.
