LANNY JAYA - Di tengah kehangatan alam pegunungan Papua, prajurit Satgas Yonif 408/Sbh Pos TK Wamitu tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga merajut tali persaudaraan melalui program komunikasi sosial yang menyentuh hati. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Wamitu, Distrik Goa Balim, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Kamis (19/2/2026), menampilkan sisi humanis TNI yang membangun kedekatan mendalam dengan masyarakat.
Dalam suasana yang akrab dan sederhana, para prajurit tampak duduk bersama warga, mendengarkan setiap cerita dan keluhan dengan penuh empati. Kehadiran mereka bukan sekadar sebagai penjaga, melainkan sebagai sahabat yang memberikan dukungan moral. Percakapan tanpa sekat ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir untuk menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di wilayah penugasan.
Kapten Inf Indra, Danpos TK Wamitu, menekankan pentingnya dialog ini sebagai wujud pengabdian.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa kehadiran kami untuk mereka, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar di kampung ini. Ketika warga merasa tenang dan tersenyum, di situlah kebahagiaan kami, ” ungkapnya.
Seorang mama meois (47), yang menerima kunjungan prajurit tak kuasa menahan haru. Ia berbagi pengalaman pribadi mengenai perhatian yang diberikan oleh para prajurit.
“Bapak TNI selalu datang menanyakan kabar dan membantu saat kami kesulitan. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri, ” tuturnya dengan mata berkaca-kaca, menggambarkan betapa berarti kehadiran mereka dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Melalui program komunikasi sosial yang dijalankan secara konsisten dan penuh ketulusan, Satgas Yonif 408/Sbh terus berupaya menumbuhkan harapan, menjaga kedamaian, serta mempererat persaudaraan di wilayah pegunungan Papua. Pendekatan yang mengutamakan hati ini menjadi fondasi kuat bagi terciptanya hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat setempat.
