YAHUKIMO - Di tengah hamparan hijau Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Minggu (23/11/2025), sebuah inisiatif menyentuh hati petani lokal mengalir deras. Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir meluncurkan program 'ROSITA' (Borong Hasil Tani), sebuah langkah nyata yang membuka harapan baru bagi para petani yang kerap berjibaku dengan tantangan pemasaran.
Sejak mentari pagi mulai mengintip, prajurit TNI hadir di tengah kebun, bukan untuk bertempur, melainkan untuk berinteraksi hangat dengan para petani. Mereka dengan penuh semangat memborong hasil bumi yang melimpah, mulai dari sayuran segar, umbi-umbian yang bergizi, hingga buah-buahan ranum. Aksi ini bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan sebuah jalinan keakraban yang semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat.
Letkol Marinir Siswanto, Dansatgas Yonif 1 Marinir, mengungkapkan makna mendalam di balik kegiatan ini. Baginya, ini bukan sekadar membeli hasil panen, melainkan bentuk apresiasi tulus terhadap setiap tetes keringat yang dicurahkan para petani.
“Borong hasil tani ini menjadi momen penting bagi kami dan masyarakat. Petani merasa dihargai, dan hasil kerja keras mereka mendapatkan tempat. Inilah salah satu cara kami membantu menggerakkan ekonomi lokal, ” kata Letkol Marinir Siswanto.
Lebih dari sekadar pembelian, prajurit TNI juga memberikan suntikan semangat dan motivasi bagi warga untuk terus mengembangkan sektor pertanian mereka. Program ROSITA ini sejalan dengan upaya besar untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan dan secara langsung meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kabar baik ini pun sampai ke telinga Mayjen TNI Lucky Avianto, Panglima Komando Operasi Habema, yang berada di Jayapura. Beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah konkret yang telah diukir oleh Satgas Yonif 1 Marinir.
“Kegiatan ini memberi semangat bagi masyarakat dan membawa harapan baru. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat adalah kunci membangun daerah perbatasan yang lebih maju dan sejahtera, ” tegas Pangkoops Habema.
Program ROSITA sekali lagi menegaskan bahwa kehadiran TNI di tanah Papua tidak hanya terbatas pada pengamanan perbatasan. Lebih dari itu, mereka turut berperan aktif dalam memajukan ekonomi rakyat, mempererat tali persaudaraan, dan memberikan dukungan yang terasa nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
