Satgas Banau Dongkrak Ekonomi Lokal Beoga Lewat Program Rosita

    Satgas Banau Dongkrak Ekonomi Lokal Beoga Lewat Program Rosita

    PUNCAK - Di tengah ketinggian Puncak, Papua Tengah, sebuah inisiatif menyentuh hati dijalankan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau. Melalui program bertajuk 'Rosita' atau Borong Hasil Tani, personel Pos Beoga secara aktif mendatangi Pasar Milawak untuk memborong hasil bumi masyarakat. Aksi yang dipimpin Pratu Atang pada Selasa (18/11/2025) itu bukan sekadar transaksi jual beli biasa, melainkan sebuah upaya nyata untuk menggeliatkan ekonomi warga kampung.

    Sejak mentari pagi menyingsing, semangat para petani kampung terpancar jelas. Mereka berbondong-bondong membawa hasil kebun yang melimpah, mulai dari keladi, ubi jalar, pisang, aneka sayuran segar, hingga buah-buahan matang, semua dipersembahkan untuk para prajurit TNI.

    Danpos Beoga, Kapten Inf Budi, menjelaskan makna mendalam di balik program 'Rosita' ini. Baginya, ini adalah wujud kehadiran TNI yang lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi pos, melainkan untuk menjawab langsung tantangan ekonomi yang dihadapi warga Milawak. Ia percaya, dengan membeli langsung hasil tani mereka, perputaran ekonomi di kampung akan semakin lancar, sekaligus mempererat tali persaudaraan antara prajurit dan masyarakat.

    "Ini bukan sekadar kegiatan belanja konsumsi pos. Rosita kami jalankan untuk membantu warga Milawak yang selama ini kesulitan memasarkan hasil kebun. Dengan membeli langsung, kami ingin perputaran ekonomi di kampung berjalan dan hubungan emosional antara prajurit dan warga semakin kuat, " tegas Kapten Budi.

    Kapten Budi menambahkan, kondisi geografis Beoga yang terpencil memang kerap menjadi kendala bagi masyarakat untuk menjual hasil tani ke pasar yang lebih besar. Program 'Rosita' hadir sebagai solusi cepat yang memberikan dampak langsung, membantu mereka yang kesulitan menjangkau pasar di luar kampung.

    Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh Mama Mono, salah seorang tokoh masyarakat Milawak. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif yang digagas oleh TNI.

    "Selama ini kami susah jual hasil kebun. Kadang harus jalan jauh atau hasil tidak laku. Bapak-bapak TNI datang beli langsung, itu sangat membantu. Ada uang tunai yang bisa kami pakai untuk kebutuhan rumah. Kami sangat bersyukur, " ungkap Mama Mono.

    Lebih dari sekadar memperkuat ketahanan pangan bagi Pos Beoga, program 'Rosita' ini diyakini akan menjadi pemantik semangat bagi warga untuk terus giat mengolah kebun mereka. Diharapkan, inisiatif ini mampu mendorong peningkatan produksi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas Yonif 732/Banau dalam membangun kemitraan yang kokoh dengan masyarakat di wilayah tugasnya, khususnya di daerah yang sumber ekonominya masih sangat bergantung pada hasil alam.

    (jurnalis)

    satgas yonif 732/banau ekonomi lokal papua tengah rosita pasar milawak kemitraan tni
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 732/Banau Borong Hasil Tani...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 500/Sikatan Dongkrak Ekonomi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia Yokatapa Satukan Doa, Kokohkan Damai di Intan Jaya
    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani Mama Papua, Nyalakan Mesin Ekonomi di Pegunungan
    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan
    Semangat Merah Putih Berkibar di Honai Jelang Natal Papua
    Doa Bersama di Goa Balim: Loreng dan Iman Tanda Damai Pedalaman Papua

    Ikuti Kami