INTAN JAYA - Di tengah denyut kehidupan Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, sebuah inisiatif sederhana namun berdampak besar tengah bergulir. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan tak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga merajut harmoni dengan masyarakat melalui Program Rosita. Inisiatif ini, yang berarti 'Borong Hasil Tani', menjadi jembatan kokoh bagi penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Intan Jaya.
Setiap hari pasar di Jalan Poros Sugapa–Beoga, personel Titik Kuat (TK) Mamba Bawah dan TK Mamba Kotis hadir menyapa para mama Papua dan petani lokal. Dengan senyum tulus, mereka memborong berbagai hasil kebun yang dijajakan, mulai dari sayur-mayur segar hingga komoditas lokal lainnya. Suasana keakraban terasa kental, memecah keheningan pegunungan Papua dengan tawa dan percakapan hangat.
"Program Rosita kami laksanakan secara berkelanjutan, khususnya pada saat hari pasar. Tujuannya untuk membantu meningkatkan pendapatan masyarakat serta mempererat hubungan persaudaraan antara TNI dan warga. Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Intan Jaya, " ujar Serda Oji Saputra Manik, Komandan Tim 1 TK Mamba Bawah, pada Jumat (16/1/2026).
Bagi mama-mama Papua, kehadiran Satgas yang bersedia membeli hasil panen mereka secara langsung adalah bukti nyata kepedulian. Ini bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan sebuah pengakuan atas jerih payah dan kerja keras mereka di ladang. Senyum lebar dan sapaan hangat yang mereka berikan mencerminkan rasa terima kasih dan kepercayaan yang tumbuh di hati.
Serda Oji menambahkan, komitmen Satgas Yonif 500/Sikatan tidak hanya terbatas pada menjaga kedaulatan negara. Keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat menjadi prioritas, menciptakan ekosistem yang saling mendukung dan penuh kepercayaan.
Melalui Program Rosita, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Setiap kilogram hasil tani yang dibeli adalah langkah nyata dalam membangun ketahanan ekonomi lokal, sekaligus merajut persatuan di Tanah Papua. Situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung menjadi saksi bisu harmonisasi yang kuat antara TNI dan masyarakat di Kabupaten Intan Jaya. (Wartamiliter)
