Satgas Banau Borong Hasil Tani Mama Papua, Bangkitkan Ekonomi Warga Perbatasan

    Satgas Banau Borong Hasil Tani Mama Papua, Bangkitkan Ekonomi Warga Perbatasan

    PUNCAK - Di tengah hamparan pegunungan Papua Pegunungan, sebuah inisiatif menyentuh hati digulirkan oleh personel TNI dari Pos Marilaukin Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau. Kegiatan bertajuk “Rosita” atau borong hasil tani ini menjadi bukti nyata kepedulian prajurit terhadap kesejahteraan masyarakat di Kampung Marilaukin, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak. Mereka tak hanya menjaga garis batas negara, tetapi juga hadir sebagai solusi ekonomi bagi warga.

    Pasar sederhana di kampung itu mendadak ramai oleh kehadiran prajurit TNI yang dengan sigap membeli berbagai hasil pertanian lokal, mulai dari umbi-umbian hingga bahan pangan lainnya. Inisiatif ini disambut gembira oleh para mama Papua, para pedagang yang sehari-hari berjuang menafkahi keluarga. Dengan dagangan yang cepat terserap, mereka dapat segera pulang ke rumah, meringankan beban dan kekhawatiran.

    “Kegiatan Rosita ini memiliki nilai strategis. Selain membantu perputaran ekonomi mikro warga, kami juga ingin memberi semangat kepada mama-mama Papua agar terus berusaha. Dengan dagangan cepat terjual, mereka bisa pulang lebih awal sehingga aspek keselamatan dan kenyamanan juga lebih terjaga, ” ujar Kapten Inf Sinaga, Komandan Pos Marilaukin, pada Selasa (16/12/2025).

    Bagi masyarakat, program ini terasa sangat dekat di hati. Mama Minte, salah satu pedagang, tak bisa menyembunyikan haru atas perhatian yang diberikan prajurit TNI. Pengalaman menunggu lama agar dagangannya habis kini berganti dengan kelegaan luar biasa.

    “Saya sangat senang dan terharu. Biasanya harus menunggu lama supaya dagangan habis. Hari ini bapak-bapak TNI datang dan membeli semuanya. Saya bisa cepat pulang ke rumah, anak-anak sudah menunggu. Terima kasih, mereka seperti keluarga sendiri, ” ungkap Mama Minte dengan senyum merekah.

    Kegiatan Rosita ini merupakan bagian tak terpisahkan dari pendekatan teritorial yang diusung oleh Satgas Pamtas Yonif 732/Banau. Sebuah upaya tulus untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, tak hanya dalam menjaga kedaulatan negeri di perbatasan RI–PNG, tetapi juga dalam mendorong terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat Papua Pegunungan.

    (Wartamiliter)

    satgaspamtasripng yonif732banau rositabanau ekonomiwarga mamamamapapua tniad
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Zanepa Sulap Gereja Amen Jadi Lebih...

    Artikel Berikutnya

    Senyum Manis Anak Engganengga: Roti Hangat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Hari Paskah Prajurit Yonif TP 810/BEM Gelar Karya Bhakti di Gereja Paroki Sang Penebus
    Pangdam XXIV/MT Ukir Prestasi, Letjen TNI Lucky Avianto Resmi Dilantik sebagai Pangkogabwilhan III
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas

    Ikuti Kami