LANNY JAYA - Di tengah kehangatan matahari Papua Pegunungan, sebuah pemandangan haru tersaji di depan sebuah honai sederhana di Kampung Wamitu, Distrik Goa Balim. Pada Sabtu, (14/2/2026), prajurit Satgas Yonif 408/Sbh tak hanya menjalankan tugas, namun juga merajut tali persaudaraan dengan menjabat tangan erat para warga setempat dalam sebuah kegiatan komunikasi sosial yang penuh makna.
Suasana akrab tercipta tanpa sekat, di mana para prajurit duduk bersila bersama warga, berbagi cerita, dan menyerap aspirasi masyarakat. Kehadiran mereka di depan honai bukan sekadar pengamanan wilayah, melainkan upaya tulus untuk membangun kepercayaan dan mempererat hubungan layaknya keluarga.
Komandan Pos Wamitu, Kapten Inf Indra, mengungkapkan inti dari kehadiran prajuritnya di sana.
"Kami hadir bukan hanya menjaga wilayah, tetapi juga merawat kebersamaan. Melalui komunikasi yang tulus, kami ingin menjadi bagian dari keluarga besar di kampung ini, " kata Kapten Inf Indra.
Sentuhan sederhana namun mendalam ini disambut hangat oleh warga. Salah seorang warga, Tabuni, tak bisa menyembunyikan rasa harunya.
"Bapak-bapak TNI datang baik, duduk cerita dengan kami. Kami senang, kami rasa aman, " tuturnya dengan nada pelan penuh syukur.
Jabat tangan yang terjalin di depan honai itu kini menjadi simbol kuat komitmen Satgas Yonif 408/Sbh. Mereka hadir untuk mengayomi, melindungi, dan menjadi saudara bagi masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya. Kebersamaan ini adalah bukti nyata bahwa kedamaian di Bumi Cenderawasih terwujud melalui kepedulian, ketulusan, dan ikatan manusiawi yang erat antara TNI dan rakyatnya.
