INTAN JAYA - Di jantung Intan Jaya, Papua Tengah, sebuah momen kehangatan terjalin erat. Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/JS TK Pos Maya tak hanya menjaga perbatasan, namun juga merajut tali persaudaraan dengan masyarakat melalui kegiatan makan bersama. Pada Sabtu (14/2/2026), Kampung Ogeapa dan Kampung Ngagemba di Distrik Homeyo menjadi saksi bisu keakraban yang tulus antara personel TNI dan warga pedalaman.
Di bawah langit Papua yang membentang, meja makan sederhana menjadi saksi bisu berbagi cerita dan tawa. Momen ini bukan sekadar santap bersama, melainkan sebuah ruang untuk saling mengenal lebih dalam, memperkuat ikatan emosional yang melampaui tugas jaga semata.

Kapten Inf Farid Makruf, Komandan TK Pos Maya, mengungkapkan kebahagiaannya atas kesempatan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata upaya membangun kedekatan yang tulus dengan masyarakat.
"Kami sangat senang dapat makan bersama warga Kampung Ogeapa dan Ngagemba. Kebersamaan seperti ini penting untuk mempererat hubungan serta menumbuhkan rasa saling percaya, " kata Kapten Inf Farid Makruf.
Lebih dari sekadar hidangan, kebersamaan ini menjadi sarana berharga bagi para prajurit untuk mendengarkan langsung denyut nadi kehidupan masyarakat. Aspirasi dan kebutuhan warga tersampaikan, menjadi bekal penting dalam merencanakan langkah pembinaan teritorial yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga hubungan Satgas dan masyarakat semakin kuat, " tambahnya, menyimpan asa akan keberlanjutan sinergi positif ini.
Kaler Mayani (48), seorang tokoh agama dari Kampung Ogeapa, tak mampu menyembunyikan harunya. Perhatian tulus dari para prajurit sungguh menyentuh hatinya.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Kegiatan makan bersama ini menunjukkan kepedulian Satgas kepada masyarakat. Semoga kebersamaan ini membawa kebaikan dan mempererat persaudaraan di kampung kami, " tuturnya dengan suara bergetar, mata berkaca-kaca.
Kegiatan humanis seperti ini menjadi jembatan emas yang tak ternilai harganya. Ia tidak hanya memperkuat kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat, tetapi juga secara subtil menumbuhkan stabilitas sosial dan memperkokoh rasa persaudaraan di wilayah pedalaman Papua yang kaya akan keindahan dan keragaman.

Jefri Jayapura