Di Bawah Langit Intan Jaya, Prajurit Sikatan Rayakan HUT ke-80 dengan Kasih dan Senyum Anak Papua

    Di Bawah Langit Intan Jaya, Prajurit Sikatan Rayakan HUT ke-80 dengan Kasih dan Senyum Anak Papua

    INTAN JAYA - Di antara kabut dingin pegunungan dan kerasnya medan Intan Jaya, sekelompok prajurit memilih menyalakan kehangatan. Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Yonif 500/Sikatan, para prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan merayakan hari istimewa mereka bukan dengan upacara militer megah, melainkan dengan aksi kemanusiaan yang menyentuh hati: berbagi kasih di tengah masyarakat Papua.  

    Pada Kamis (23/10/2025), suasana haru dan tawa anak-anak mewarnai Kampung Sugapa Lama dan Kampung Mamba, Distrik Sugapa. Personel dari Pos Titik Kuat Sugapa Lama dan Mamba Kotis turun langsung membawa sembako untuk keluarga kurang mampu, serta buku dan alat tulis bagi pelajar yang penuh semangat belajar.  

    Bukan dentuman senjata yang terdengar hari itu, melainkan tawa ceria anak-anak saat menerima hadiah sederhana dari para prajurit. “Senyum mereka adalah energi kami. Di sinilah arti sebenarnya dari pengabdian, ” ujar Letda Inf. M. Zacky Rubinugroho, Danpos Sugapa Lama, yang memimpin kegiatan tersebut.  

    Menurutnya, kegiatan sosial ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus pembuktian bahwa TNI hadir bukan sekadar penjaga keamanan, tetapi juga penggerak harapan.  

    “Kami ingin di usia ke-80, Yonif 500/Sikatan dikenang bukan hanya karena kekuatan tempurnya, tapi karena hati nuraninya. Kami datang bukan membawa perintah, tapi membawa kasih. Semoga bantuan ini meringankan beban keluarga dan menumbuhkan semangat belajar anak-anak di pedalaman Papua, ” ungkap Letda Zacky dengan tulus.  

    Rasa haru juga terpancar dari Ham Sani, Kepala SD Hitadipa, yang turut menerima bantuan pendidikan.  

    “Kami sangat bersyukur. Buku dan alat tulis ini bukan sekadar benda, tapi tanda perhatian dan cinta dari saudara-saudara kami di TNI. Di tengah segala keterbatasan, kehadiran mereka membuat anak-anak kami percaya bahwa mereka tidak sendirian, ” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.  

    Aksi sosial ini mendapat apresiasi langsung dari Panglima Komando Operasi Habema (Pangkoops Habema) Mayjen TNI Lucky Avianto, yang menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata filosofi kemanunggalan TNI dan rakyat di Papua.  

    “Tidak ada kado ulang tahun yang lebih indah bagi seorang prajurit selain melihat rakyatnya tersenyum. Prajurit Sikatan telah menunjukkan bahwa perayaan terbaik bukan dengan pesta, melainkan dengan pengabdian, ” tegas Mayjen Lucky.  

    Ia menambahkan, kehadiran TNI di Papua bukan sekadar untuk menjaga stabilitas keamanan, melainkan juga membangun kedamaian dan menyalakan harapan.  

    “Setiap buku yang dibagikan adalah investasi masa depan Papua. Setiap butir sembako yang diterima adalah pesan kasih dari negara. Inilah makna sejati dari Operasi Habema: membangun kemanusiaan dan menumbuhkan kepercayaan, ” tutupnya.  

    Rangkaian kegiatan komunikasi sosial ini akan berlanjut hingga puncak peringatan HUT Yonif 500/Sikatan pada 25 Oktober 2025. Di bawah langit Intan Jaya, di antara senyum anak-anak Papua, prajurit Sikatan telah menorehkan makna baru tentang pengabdian bahwa kekuatan sejati seorang prajurit terletak pada cintanya kepada rakyat.  

    (Lettu Inf Sus/AG)

    tnihadiruntukrakyat yonif500sikatan hut80sikatan papuadamai operasihabema kemanunggalantni senyumanakpapua bersamamembangunnegeri
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Wujud Kepedulian Terhadap Ketahanan Pangan,...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 700/WYC Bersihkan Parit di...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia Yokatapa Satukan Doa, Kokohkan Damai di Intan Jaya
    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani Mama Papua, Nyalakan Mesin Ekonomi di Pegunungan
    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan
    Semangat Merah Putih Berkibar di Honai Jelang Natal Papua
    Doa Bersama di Goa Balim: Loreng dan Iman Tanda Damai Pedalaman Papua

    Ikuti Kami