YAHUKIMO - Di tengah kehangatan alam Papua Pegunungan, prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir tak hanya menjalankan tugas pengamanan, namun juga merajut benang persaudaraan melalui sentuhan budaya. Di Kampung Keikey, Kabupaten Yahukimo, pada Jumat (6/2/2026), suasana haru dan akrab tercipta saat para prajurit dan warga duduk bersama, berbagi hidangan di halaman Pos Keikey.
Momen sederhana itu menjadi ruang berharga untuk saling mengenal. Tanpa formalitas yang kaku, tangan-tangan prajurit dan warga berpadu dalam menyiapkan hidangan, sementara tawa riang anak-anak menjadi saksi bisu penerimaan tulus terhadap kehadiran TNI. Kebersamaan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan wujud nyata pendekatan humanis yang diusung oleh Satgas Yonif 5 Marinir.

Melalui interaksi budaya yang hangat, komunikasi sosial terjalin erat, memperkuat nilai persaudaraan di wilayah perbatasan. Para prajurit hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepercayaan di hati masyarakat.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menekankan pentingnya keseimbangan antara profesionalisme dan kedekatan emosional dengan warga.
"Kami mengapresiasi dedikasi seluruh prajurit. Saya tekankan agar setiap personel tetap meningkatkan kesiapsiagaan serta mengutamakan prosedur operasional, sekaligus terus membangun hubungan baik dengan masyarakat, " ujar Letkol Marinir T. Pristiyanto, Jumat (6/2/2026).
Harapannya, melalui kegiatan seperti di Kampung Keikey ini, kemanunggalan antara TNI dan rakyat di pedalaman Papua akan semakin kokoh, menciptakan lanskap wilayah yang aman, damai, dan harmonis.
