YAHUKIMO - Di tengah lanskap Papua Pegunungan yang memukau, Kampung Massi di Kabupaten Yahukimo pada Sabtu (14/2/2026) menjadi saksi bisu kehangatan yang terpancar dari prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 5 Marinir. Bukan dengan senjata, melainkan dengan senyum dan sapa tulus, mereka merajut kedekatan dengan warga, menciptakan momen komunikasi sosial (komsos) yang humanis.
Pendekatan yang sederhana namun penuh makna ini terbukti efektif. Wajah-wajah warga Massi merekah, membalas hangatnya sambutan para prajurit. Percakapan mengalir santai, membangun jembatan empati yang kuat antara aparat dan masyarakat di wilayah perbatasan yang seringkali terisolasi.

Lebih dari sekadar silaturahmi, kegiatan komsos ini menjadi sarana berharga bagi prajurit untuk memahami denyut nadi kehidupan warga. Mereka mendengarkan langsung aspirasi, tantangan, bahkan persoalan yang dihadapi sehari-hari. Melalui dialog terbuka, terjalin sinergi untuk menjaga ketertiban dan menciptakan rasa aman yang merata.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat adalah simbol nyata kepedulian dan kesiapsiagaan. Langkah-langkah kecil ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan yang kokoh, mempererat tali persaudaraan, dan mewujudkan suasana kampung yang damai serta harmonis di Yahukimo.
Komandan Satgas, Letkol Marinir T. Pristiyanto, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan profesionalisme prajuritnya di lapangan.
"Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, " ujar Letkol Marinir T. Pristiyanto.
