PUNCAK - Suasana Pasar Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Rabu (19/11/2025) terasa berbeda. Di antara hiruk pikuk lapak hasil bumi khas pegunungan, kehadiran prajurit Pos Sinak Kotis Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya membawa warna baru. Melalui program inovatif bernama "Ksatrata" atau Ksatria Borong Hasil Tani Rakyat, para prajurit tidak hanya membeli dagangan warga, tetapi juga menaburkan semangat dukungan bagi perekonomian lokal dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.
Danpos Sinak Kotis, Kapten Inf Redha, menjelaskan tujuan mulia di balik inisiatif ini. Ia menegaskan komitmen Satgas untuk turut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang berada di wilayah terpencil dan sangat mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber kehidupan.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut mendorong ekonomi masyarakat setempat. Setiap hasil tani yang mereka bawa ke pasar adalah jerih payah yang harus kami hargai dan dukung, ” ujar Kapten Inf Redha, Rabu (19/11/2025).
Sambutan hangat langsung mengalir dari para pedagang. Mama-mama Papua tak kuasa menahan senyum sumringah saat menyaksikan dagangan mereka ludes dibeli para prajurit. Atmosfer pasar yang tadinya hanya transaksi jual beli, kini dipenuhi tawa dan kehangatan interaksi.
Mama Yare, salah seorang pedagang, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan nyata ini.
“TNI datang beli semua sayur kami. Kami senang sekali… Terima kasih banyak bantu kami, ” ucap Mama Yare dengan senyum puas, Rabu (19/11/2025).
Bagi warga, giat borong hasil tani ini lebih dari sekadar bantuan ekonomi semata. Ini menjadi bukti nyata kedekatan dan kepedulian tulus para prajurit Ksatria Jaya terhadap kehidupan masyarakat Sinak. Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan akses ekonomi, langkah kecil namun berarti seperti ini sangat menyentuh hati dan memberikan dampak positif dalam keseharian warga.
Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya bertekad untuk terus mengimplementasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat sepanjang masa tugas mereka di Pegunungan Puncak. Bagi mereka, menghadirkan senyum di wajah masyarakat Papua dan turut serta dalam peningkatan kesejahteraan adalah bagian integral dari tugas pengabdian, yang sama pentingnya dengan menjaga keamanan wilayah.
(jurnalis)
