Marinir Hadir di Perbatasan, Layanan Kesehatan Jangkau Warga Ayata

    Marinir Hadir di Perbatasan, Layanan Kesehatan Jangkau Warga Ayata

    MAYBRAT - Di tengah bentangan alam perbatasan Indonesia-Papua Nugini, kehadiran prajurit Marinir bukan sekadar menjaga kedaulatan, melainkan juga membawa secercah harapan bagi kesehatan masyarakat. Minggu (11/1/2026), warga Kampung Ayata di Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, merasakan langsung sentuhan kepedulian itu. Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY menyambangi mereka di Pos Ayata, menggelar pelayanan kesehatan gratis yang sangat dinantikan.

    Bagi sebagian besar warga Ayata, akses terhadap fasilitas kesehatan masih menjadi sebuah kemewahan. Namun, hari itu, kepedulian tak terhingga hadir dalam bentuk pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan ringan, hingga pemberian obat-obatan. Konsultasi medis pun dibuka lebar, menjawab segala keluhan kesehatan yang selama ini mungkin terpendam.

    Komandan Satgas, Letkol Marinir Aris Moko, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini adalah manifestasi tak terpisahkan dari pengabdian prajurit Marinir. Ia melihat kehadiran mereka bukan hanya sebagai penolong, tetapi juga sebagai penguat rasa aman dan fondasi kepercayaan di hati masyarakat perbatasan.

    “Kegiatan ini adalah wujud pengabdian prajurit Marinir kepada rakyat. Kami hadir untuk membantu meringankan keluhan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat rasa aman dan kepercayaan warga terhadap kehadiran Satgas di wilayah perbatasan, ” ujar Letkol Marinir Aris Moko.

    Pendekatan humanis melalui pembinaan teritorial, menurut Letkol Aris Moko, adalah kunci utama dalam menjaga harmoni dan mempererat tali persaudaraan antara TNI dan masyarakat. Dengan pelayanan kesehatan yang konsisten, kehadiran negara diharapkan terasa hingga ke titik terjauh.

    Senyum lega merekah di wajah para ibu dan bapak di Kampung Ayata. Salah satu warga tak kuasa menahan haru, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian tulus dari para prajurit.

    “Kami sangat terbantu. Bapak-bapak Marinir datang langsung memeriksa dan memberi obat. Ini sangat berarti bagi kami, ” ungkapnya.

    Lebih dari sekadar menjaga garis batas negara, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY membuktikan diri sebagai mitra sejati dalam upaya meningkatkan taraf kesejahteraan dan kualitas kesehatan masyarakat di ujung timur Indonesia.

    (Wartamiliter)

    satgaspamtas yonif10marinir mariniruntukrakyat pelayanankesehatan tnihumanis perbatasanri_png
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Marinir Borong Hasil Tani, Gerakkan Ekonomi...

    Artikel Berikutnya

    Senyum Ceria Anak Papua: Satgas Yonif 113/Jaya...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Banau Perkuat Harmoni Perbatasan Lewat Karya Bakti Gereja
    Satgas Banau Borong Hasil Tani, Perkuat Ekonomi Warga Beoga
    Marinir Bawa Harapan Kesehatan ke Pedalaman Papua
    TNI Hadir di Papua: Pelayanan Sosial Satgas Yonif 500/Sikatan di Mamba
    Senyum Anak Engganengga Merebak Berkat Satgas Yonif 113/JS

    Ikuti Kami