Marinir Borong Hasil Tani, Gerakkan Ekonomi Petani Papua

    Marinir Borong Hasil Tani, Gerakkan Ekonomi Petani Papua

    PANIAI - Di tengah hamparan hijau Distrik Pasir Putih, Kabupaten Paniai, Minggu (11/1/2026), serasa ada denyut optimisme yang berbeda bagi para petani lokal. Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Yonif 4 Marinir TNI AL tidak hanya hadir menjaga perbatasan, tetapi juga menjadi tangan yang merangkul, memborong hasil kebun mereka. Ini bukan sekadar transaksi, melainkan sebuah sinyal kuat penguatan ekonomi kerakyatan di jantung Papua Tengah.

    Langkah nyata ini diwujudkan dengan pembelian berbagai komoditas unggulan seperti kangkung segar, bayam hijau, tomat ranum, hingga cabai pedas. Bagi para petani yang sehari-hari bergulat dengan tantangan akses pasar, kehadiran prajurit Marinir bagaikan jawaban atas doa. Mereka tak perlu lagi bersusah payah membawa hasil panen ke pasar yang jauh, karena kepastian pasar kini telah hadir di depan mata, dengan harga yang layak dan menghargai jerih payah mereka.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud komitmen tak tergoyahkan Korps Marinir. Ia melihat lebih dari sekadar pembelian, melainkan sebuah investasi pada masa depan petani.

    “Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat. Memborong hasil tani ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi bagian dari upaya membangun kemandirian petani serta mempererat hubungan antara prajurit Marinir dan masyarakat Papua, ” ujar Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto.

    Beliau menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian dan memberdayakan ekonomi rakyat, terutama di daerah terpencil yang kaya akan potensi namun membutuhkan sentuhan dukungan yang nyata. Antusiasme para petani sungguh mengharukan; mereka berbondong-bondong membawa hasil bumi terbaik mereka, sebuah bukti kepercayaan dan harapan yang tumbuh.

    Seorang petani setempat, dengan senyum merekah, berbagi rasa syukurnya. “Senang sekali, hasil panen kami sekarang bisa langsung terjual. Tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota, ” tuturnya, menggambarkan betapa besar manfaat program ini bagi kehidupan sehari-hari.

    Melalui setiap kilogram hasil tani yang diborong, Satgas Yonif 4 Marinir menegaskan bahwa perannya di tanah Papua melampaui penjagaan. Mereka adalah katalisator perubahan, harapan baru, dan pilar kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya para petani yang menjadi nadi perekonomian lokal. (Wartamiliter)

    yonif4marinir satgaspamtas mariniruntukrakyat boronghasiltani petanipapua papuatengah
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 142/KJ: Gizi untuk Generasi...

    Artikel Berikutnya

    Marinir Hadir di Perbatasan, Layanan Kesehatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Yonif 113/JS Borong Dagangan Mama Papua, Dongkrak Ekonomi Warga Intan Jaya
    Pos Maya Yonif 113/JS Sebarkan Kebahagiaan Anak Kampung Maya
    Semangat Merah Putih Berkibar di Pedalaman Papua, Satgas Kibarkan Harapan
    Sentuhan Hati Satgas Yonif 408/Sbh: Kebersamaan di Honai Wamitu
    Rumah Pintar Tumbupur Kembali Hidup, Tentara Bangkitkan Semangat Belajar Anak Papua

    Ikuti Kami