Satgas Yonif 732/Banau Ciptakan Berkah Ekonomi Petani di Perbatasan Papua

    Satgas Yonif 732/Banau Ciptakan Berkah Ekonomi Petani di Perbatasan Papua

    PUNCAK - Di tengah bentangan alam Papua yang memukau, tepatnya di Kampung Dangbet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Selasa (10/2/2026), sebuah inisiatif menyentuh hati mulai bergulir. Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau, melalui Pos Dangbet, meluncurkan Program Borong Hasil Tani, atau yang akrab disapa 'Rosita'. Ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wujud nyata kepedulian TNI untuk mengentaskan kesulitan ekonomi para petani lokal di wilayah perbatasan.

    Dipimpin oleh Sertu Yusran, para prajurit Satgas tak segan turun langsung ke kebun-kebun warga. Dengan senyum tulus, mereka memborong hasil bumi petani, mulai dari labu siam yang segar, kangkung yang hijau royo-royo, sawi yang renyah, tomat yang ranum, hingga cabai rawit pedas. Pembelian ini dilakukan dengan harga yang layak, sebuah langkah krusial untuk mempercepat perputaran roda ekonomi di tengah tantangan akses pasar yang kerap dihadapi masyarakat Dangbet.

    “Program Borong Hasil Tani ini merupakan komitmen kami untuk secara rutin membeli hasil panen warga Dangbet. Selain membantu memutar roda perekonomian, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, ” ujar Danpos Dangbet Kapten Inf Henry, menegaskan bahwa Rosita adalah program berkelanjutan, bukan sekadar aksi sesaat.

    Kehadiran prajurit TNI disambut hangat oleh masyarakat. Mama Joeni, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Dangbet, tak kuasa menahan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan betapa besar bantuan yang diberikan oleh para prajurit TNI kepada para petani yang selama ini berjuang keras untuk menjual hasil panen mereka.

    “Selama ini kami sering kesulitan menjual hasil kebun. Dengan adanya bapak-bapak TNI yang datang langsung membeli dengan harga adil, kami sangat terbantu. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut, ” tuturnya penuh harap.

    Lebih dari sekadar menjaga garis batas negara, Satgas Yonif 732/Banau melalui Program Rosita membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam menumbuhkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi yang terjalin erat ini diharapkan mampu melahirkan kemandirian ekonomi dan semakin memperkuat ikatan batin antara TNI dan rakyat di tanah Papua yang tercinta.

    (Wartamiliter.com)

    satgas yonif 732 banau program rosita papua tengah ekonomi petani perbatasan ri-png tni ad
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Marinir Sentuh Hati Warga Yahukimo Lewat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KAKA SAPA Akan Berdiri di Universitas Borobudur, Kolaborasi KADIN dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak
    Marinir Sentuh Hati Warga Yahukimo Lewat Layanan Kesehatan
    Hangatkan Hati Warga Sinak, TNI Bangun Kepercayaan Lewat Komsos
    Borong Sayur Mama Papua, TNI Sinak Hidupkan Ekonomi Lokal
    Harmoni Intan Jaya: Sinergi TNI dan Tokoh Agama Wujudkan Damai

    Ikuti Kami