MIMIKA - Di jantung Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (3/1/2026), sebuah kehormatan tertinggi disematkan. Negara memilih untuk mengakui dan menghargai dedikasi luar biasa serta keberanian tak tergoyahkan para prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY Gobang IV. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan cerminan nyata pengabdian mereka dalam menjaga kedaulatan bangsa di garis terdepan.
Puncak dari pengakuan ini terwujud dalam sebuah upacara militer yang khidmat. Di bawah bendera Merah Putih yang berkibar gagah, Menteri Pertahanan dan Panglima TNI secara langsung memimpin penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Gelar kehormatan ini diberikan sebagai bukti negara atas militansi tinggi, loyalitas tanpa kompromi, dan keberanian yang telah mereka tunjukkan dalam menghadapi kerasnya medan operasi.

“Kenaikan Pangkat Luar Biasa adalah bukti kepercayaan negara kepada prajurit yang telah menunjukkan keberanian, disiplin, dan loyalitas tanpa pamrih. Setiap pangkat yang disematkan adalah sumpah baru untuk semakin setia kepada bangsa, rakyat, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” tegas Letkol Marinir Aris Moko, Dansatgas Gobang IV Yonif 10 Marinir/SBY.
Lebih dari sekadar pengakuan individu, penghargaan ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh anggota Satgas. Ini adalah pengingat bahwa profesionalisme dan kesiapsiagaan di wilayah perbatasan yang penuh tantangan senantiasa mendapat perhatian penuh dari negara.

Upacara ini menggarisbawahi komitmen teguh negara dalam mengapresiasi setiap tetes keringat dan pengorbanan prajurit yang bertugas di garda terdepan. Pengabdian di medan operasi, betapapun beratnya, tidak pernah luput dari pandangan dan penghargaan negara.
Dengan semangat juang yang membara dan jiwa ksatria yang tak pernah padam, prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY Gobang IV bertekad untuk terus menjadi benteng pertahanan yang kokoh sekaligus pengayom bagi masyarakat. Pengabdian mereka adalah janji untuk memastikan Indonesia tetap tegak berdiri, aman, dan berdaulat di setiap jengkal tanah airnya.
