PANIAI - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Batalyon Infanteri 4 Marinir (Yonif 4 Mar) melaksanakan kegiatan memborong hasil tani masyarakat asli Papua di Distrik Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari program pembinaan teritorial terbatas TNI AL untuk mendukung kesejahteraan ekonomi warga di wilayah penugasan.
Dalam kegiatan itu, prajurit Satgas membeli berbagai komoditas pertanian milik warga, mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, hingga hasil bumi lainnya. Upaya ini dinilai mampu membantu petani memperoleh kepastian pasar sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat.

Program pembinaan teritorial yang dijalankan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah aktivitas pertanian warga diharapkan memberi dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan keluarga petani di Distrik Komopa.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Para petani menyambut baik pembelian langsung hasil panen mereka karena memudahkan penjualan tanpa harus mencari pembeli di pasar yang jaraknya relatif jauh dari permukiman.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama masa penugasan.
“Satgas Yonif 4 Marinir berkomitmen melanjutkan program Rosita guna mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan. Kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian serta pemberdayaan ekonomi rakyat, khususnya di daerah pedalaman Papua yang memerlukan perhatian khusus, ” ujarnya.
Melalui program tersebut, TNI berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis dengan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan ekonomi lokal secara berkelanjutan di Kabupaten Paniai.
