NDUGA - Di tengah terpaan angin pegunungan Nduga, Papua Pegunungan, hadir sebuah cerita tentang harapan dan kepedulian. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile Yonif 200/BN Sektor Timur Koops Habema, pada Selasa (10/2/2026), membuka pintu kebaikan melalui layanan kesehatan dan pengobatan cuma-cuma di sekitar Titik Kuat (TK) Labrik, Distrik Labrik.
Bagi warga yang tinggal di pelosok Nduga, akses terhadap layanan medis seringkali menjadi sebuah perjuangan tersendiri. Di sinilah para prajurit kesehatan dari Satgas Yonif 200/BN hadir, tak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai tangan yang merawat. Dengan penuh ketulusan, mereka melakukan pemeriksaan tekanan darah, memberikan konsultasi medis, melakukan tindakan penanganan awal, hingga membagikan obat-obatan yang sangat dibutuhkan berdasarkan diagnosa.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah penegasan nyata dari komitmen TNI untuk hadir di tengah kesulitan rakyatnya. Ini adalah wujud kepedulian yang mendalam terhadap kebutuhan paling dasar masyarakat, sekaligus menjadi perekat erat kemanunggalan antara para prajurit pemberani dan warga Papua yang tangguh.
Letkol Inf Cosmos, S.H., M.Han., Komandan Batalyon Infanteri 200/BN, dengan tegas menyampaikan makna di balik setiap langkah pengabdian ini.
"Kami hadir untuk memastikan keamanan tetap terjaga, sekaligus memastikan masyarakat tidak merasa sendiri. Tugas kami bukan hanya menjaga batas wilayah, tetapi juga menjaga harapan dan kehidupan masyarakat, " kata beliau.
Antusiasme warga yang berbondong-bondong mendatangi pos kesehatan menjadi bukti nyata betapa besarnya kebutuhan akan layanan medis di daerah terpencil ini. Lebih dari itu, sambutan hangat ini juga mencerminkan tumbuhnya kepercayaan yang semakin kuat di hati masyarakat terhadap kehadiran Satgas.
Pendekatan humanis yang ditunjukkan oleh para prajurit terbukti mampu menanamkan rasa aman dan menyalakan kembali api harapan di hati mereka yang tinggal di pedalaman Papua. Kehadiran mereka bukan hanya sekadar memberikan pengobatan, tetapi juga membawa semangat baru dan rasa kebersamaan.
Melalui setiap sentuhan kemanusiaan ini, Satgas Pamtas Mobile Yonif 200/BN membuktikan bahwa pengabdian TNI jauh melampaui sekadar menjaga garis batas negara. Ia merasuk ke dalam denyut kehidupan masyarakat, menyentuh langsung dan memberikan perubahan positif. Semangat ini terangkum dalam sebuah ikrar yang tulus: TNI Hadir, Rakyat Terlindungi.
