INTAN JAYA - Di tengah hamparan alam Intan Jaya yang memukau, suara hati warga Kampung Kendetapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, mengalun dalam sebuah pertemuan penuh harapan. Pada Kamis, (12/2/2026), personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) Pos Kendetapa berdialog langsung, membuka telinga lebar-lebar untuk setiap keluh kesah dan impian masyarakat.
Pertemuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan jembatan nyata yang menghubungkan denyut nadi kehidupan masyarakat pedalaman dengan upaya pembangunan. Berbagai kebutuhan mendasar terangkum dalam dialog hangat tersebut, mencerminkan kerinduan mendalam akan pemerataan pembangunan yang menyentuh setiap sudut kehidupan.
Dari keinginan mendirikan bangunan sekolah yang kokoh dan nyaman bagi anak-anak, hingga hadirnya guru-guru yang berdedikasi untuk mencerdaskan generasi penerus, menjadi sorotan utama. Tak hanya itu, dorongan untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga melalui program yang berkelanjutan, serta perbaikan akses jalan yang selama ini menjadi kendala dalam aktivitas sehari-hari, juga mengemuka.

Andarias Belau (55), seorang tokoh masyarakat Kendetapa, tak mampu menyembunyikan gurat harapan di wajahnya saat menceritakan kondisi yang dihadapi. Ia mengungkapkan betapa vitalnya pembangunan fasilitas pendidikan yang memadai.
"Pembangunan sarana pendidikan di sini masih sangat terbatas. Kami berharap ada bantuan untuk membangun sekolah yang layak dan penambahan tenaga pendidik agar anak-anak kami bisa belajar dengan baik, " ujarnya.
Lebih lanjut, belenggu keterbatasan ekonomi menjadi salah satu fokus perhatian. Andarias menambahkan harapan agar ada dukungan nyata untuk pengembangan sektor pertanian.
"Kami ingin menanam sayur sendiri supaya bisa menambah pendapatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, " tambahnya.
Kondisi jalan yang kini masih sulit dijangkau turut menjadi keluhan, terutama dalam mendistribusikan hasil panen ke pasar. Hal ini tentu berdampak langsung pada kesejahteraan para petani.
Menyikapi setiap curahan hati ini, Komandan Pos Kendetapa, Kapten Inf Doriman Rajagukguk, menunjukkan sikap responsif dan komitmen penuh. Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti dengan serius.
"Kami menerima setiap masukan dari masyarakat dan akan menyampaikannya kepada instansi berwenang, sekaligus berupaya mencari solusi terbaik agar kebutuhan warga dapat terpenuhi, " katanya.
Melalui komunikasi yang terbuka dan penuh empati ini, Satgas Yonif 113/Jaya Sakti optimis dapat memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat. Harapannya, kolaborasi ini akan menjadi motor penggerak percepatan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh warga di pedalaman Intan Jaya, menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi mereka.
