Yonif 5 Marinir Jemput Hasil Bumi Warga Papua, Sinergi Humanis di Pedalaman

    Yonif 5 Marinir Jemput Hasil Bumi Warga Papua, Sinergi Humanis di Pedalaman
    Prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir tak sekadar menjaga perbatasan, namun juga merangkul erat masyarakatnya melalui sebuah aksi sederhana namun mendalam, borong Hasil Tani. Pada Kamis (12/2/2026)

    YAHUKIMO - Di tengah hamparan hijau Kampung Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, terjalin kisah kehangatan yang jauh dari hiruk pikuk kota. Prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir tak sekadar menjaga perbatasan, namun juga merangkul erat masyarakatnya melalui sebuah aksi sederhana namun mendalam. Pada Kamis (12/2/2026), pemandangan tak biasa tersaji di bahu jalan kampung.

    Ketika warga dengan semangat mempersiapkan hasil kebun mereka untuk dibawa ke pasar yang cukup jauh, para prajurit Marinir hadir bak pahlawan tak terduga. Mereka tak ragu untuk langsung membeli komoditas pertanian tersebut. Tindakan ini sungguh meringankan langkah warga, membebaskan mereka dari beban perjalanan panjang demi menjual hasil jerih payah.

    Lebih dari sekadar transaksi jual beli, aksi ini adalah bentuk apresiasi tulus terhadap kerja keras masyarakat yang menggantungkan hidup dari tanah mereka. Kehadiran para prajurit di tengah aktivitas keseharian warga memberikan suntikan semangat dan dampak ekonomi yang nyata bagi keluarga-keluarga di Kampung Seradala. Rasanya seperti melihat tangan yang membantu, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tapi juga dalam menjaga denyut nadi perekonomian.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan pondasi penting dalam setiap tugas di wilayah perbatasan.

    “Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan serta mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, ” katanya.

    Melalui langkah-langkah kecil yang berdampak besar ini, Satgas Yonif 5 Marinir membuktikan bahwa kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari profesionalisme. Harapannya, hubungan harmonis antara prajurit dan warga pedalaman akan semakin kokoh, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan sosial dan ekonomi di jantung Yahukimo.

    (Wartamiliter.com)

    marinirpeduli satgasyonif5marinir yahukimo papuapegunungan tnirakyat ekonomikerakyatan
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 732/Banau Bawa Kado Kesehatan...

    Artikel Berikutnya

    Marinir Inspirasi Pendidikan di Perbatasan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Yonif 5 Marinir Jemput Hasil Bumi Warga Papua, Sinergi Humanis di Pedalaman
    Satgas Yonif 732/Banau Bawa Kado Kesehatan ke Pedalaman Papua
    Satgas Yonif 113 Jembatani Aspirasi Warga Kendetapa Intan Jaya
    Borong Hasil Tani, Satgas Yonif 113 Perkuat Ekonomi Warga Pedalaman Papua
    TNI Tebar Keceriaan di Intan Jaya: Sepak Bola Satukan Prajurit dan Anak-anak Zanepa

    Ikuti Kami