PUNCAK - Senyum merekah di wajah warga Kampung Ulipia, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan, pada Kamis (12/2/2026). Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 732/Banau hadir membawa harapan baru melalui sentuhan kemanusiaan berupa layanan kesehatan gratis. Kehadiran mereka bukan sekadar penjaga perbatasan, melainkan sahabat yang siap merangkul dan membantu sesama di pelosok negeri.
Di bawah terik matahari, personel Pos Wangbe yang dipimpin Lettu Ckm Febri dengan sigap membuka pos pelayanan kesehatan lapangan. Pemeriksaan tekanan darah, penanganan keluhan umum seperti demam dan flu, hingga pembagian vitamin dan obat-obatan diberikan tanpa dipungut biaya. Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi, berbondong-bondong mendatangi lokasi demi mendapatkan perhatian kesehatan yang selama ini terasa sulit dijangkau.

Kapten Inf Gery, Komandan Pos Wangbe, menegaskan esensi kehadiran prajurit TNI di wilayah terpencil. “Kami di sini bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian sosial mendalam. Pelayanan kesehatan ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk lebih dekat dengan warga dan memberikan manfaat yang terasa langsung, ” ujarnya penuh keyakinan.
Tak dapat dipungkiri, kepedulian ini disambut haru oleh tokoh masyarakat setempat. Jakinogol mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya pelayanan kesehatan ini. Banyak warga tidak bisa ke puskesmas karena jaraknya jauh. Bantuan dari TNI sangat membantu, terutama bagi orang tua dan masyarakat lainnya, ” tuturnya dengan suara bergetar.
Melalui inisiatif bertajuk Sahabat Banau ini, Satgas Yonif 732/Banau tak hanya ingin memberikan dampak positif pada kesehatan masyarakat pedalaman, namun juga memperkuat ikatan emosional yang tulus antara prajurit dan warga di tanah Papua Pegunungan.
