INTAN JAYA - Di tengah keheningan pedalaman Intan Jaya, tepatnya di Kampung Zanepa, Distrik Homeyo, sebuah momen kehangatan tercipta. Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti pada Jumat (6/2/2026) hadir membawa secercah harapan baru bagi anak-anak di wilayah yang jarang terjamah ini. Mereka membuka pintu belajar membaca dan menulis, sebuah kesempatan berharga yang disambut dengan senyum lebar dan mata berbinar oleh para bocah.
Di Pos Zanepa, suasana riuh rendah penuh semangat mewarnai kegiatan belajar yang dipandu langsung oleh para prajurit. Dengan sentuhan humanis yang tulus, mereka membimbing langkah demi langkah, mulai dari mengenal bentuk huruf yang mungkin baru pertama kali disentuh, merangkai kata-kata sederhana, hingga melatih kemampuan membaca dasar yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan. Tak hanya ilmu, Satgas juga turut berbagi kebahagiaan dengan menyumbangkan buku tulis dan pensil, bekal sederhana namun sangat berarti untuk menunjang semangat belajar anak-anak.

Karpus Wandagau (51), seorang tokoh masyarakat Kampung Zanepa, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Beliau mengungkapkan betapa besar apresiasinya terhadap upaya TNI yang peduli pada masa depan generasi muda di kampungnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu anak-anak kami belajar menulis dan membaca. Mereka sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan ini, ” kata Karpus Wandagau, Jumat (6/2/2026).
Senada dengan itu, Kepala Kampung Zanepa, Donatus Wandagau (42), turut menyampaikan harapannya agar inisiatif mulia ini dapat terus bergulir. Ia melihat kegiatan ini sebagai inspirasi berharga untuk mempererat kolaborasi antara masyarakat dan TNI, demi kesejahteraan anak-anak yang lebih baik.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kolaborasi yang lebih luas demi masa depan pendidikan anak-anak di kampung kami, ” ujar Donatus Wandagau, Jumat (6/2/2026).
Komandan Pos Zanepa Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, Kapten Inf Sugeng Jamianto, menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran ini bukan sekadar tugas, melainkan sebuah wujud komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah penugasan. Ia merasakan betul semangat yang terpancar dari anak-anak.
“Anak-anak sangat antusias dan senang belajar bersama kami. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi mereka sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, ” ungkap Kapten Inf Sugeng Jamianto, Jumat (6/2/2026).
Melalui sentuhan pendidikan yang sederhana namun sarat makna ini, Satgas Yonif 113/Jaya Sakti berupaya menanamkan benih harapan baru di hati anak-anak pedalaman Intan Jaya. Lebih dari itu, upaya ini juga semakin memperkuat ikatan kemanunggalan antara TNI dan rakyat, sebuah fondasi kokoh yang akan menopang pembangunan berkelanjutan di tanah Papua.

Ibrahim