PUNCAK - Di tengah kehangatan tanah Papua, personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 732/Banau tak henti merajut asa bagi masyarakat perbatasan. Melalui Program Rosita (Saling Hargai dan Toleransi Banau Amankan Natal dan Tahun Baru), prajurit di Pos Julukoma pada Senin (24/11/2025) terlihat akrab berinteraksi dengan petani lokal di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Kali ini, fokusnya adalah memberikan dorongan nyata bagi perputaran ekonomi warga dengan membeli langsung hasil bumi mereka.
Serka Syarif memimpin langsung kegiatan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari pembinaan teritorial ini. Tangan-tangan kasar para prajurit dengan sigap menampung berbagai hasil tani, mulai dari sayuran segar, buah-buahan ranum, umbi-umbian yang bergizi, hingga pisang yang manis. Semua dibeli tunai untuk memenuhi kebutuhan konsumsi Satgas, sebuah langkah sederhana namun penuh makna.

Danpos Julukoma, Lettu Inf Dismas, menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar rutinitas. Ini adalah manifestasi nyata dari komitmen tulus Satgas untuk turut serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di pedalaman Papua.
“Kami hadir bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi juga berperan langsung meningkatkan kesejahteraan warga. Rosita menjadi wadah bagi kami untuk mendukung petani lokal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat Kampung Julukoma, ” kata Lettu Dismas.
Pendekatan ini diharapkan mampu menyerap hasil panen masyarakat secara optimal, membebaskan mereka dari jerat akses pasar yang seringkali jauh dan sulit ditempuh.
Tak bisa disembunyikan kebahagiaan di wajah para petani Kampung Julukoma. Mama Naya, salah satu petani, tak kuasa menahan haru dan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan Satgas.
“Kami senang sekali karena hasil kebun kami dibeli langsung oleh bapak-bapak tentara. Biasanya kami harus ke pasar yang jauh, sekarang sudah ada yang datang bantu kami di kampung, ” ungkapnya.
Bagi warga, kehadiran Satgas bukan hanya simbol penjaga keamanan, tetapi juga telah menjelma menjadi penggerak ekonomi keluarga yang signifikan.
Satgas Yonif 732/Banau menegaskan kembali misinya: memastikan masyarakat di sekitar pos merasakan manfaat langsung kehadiran mereka. Program Rosita ini juga menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas wilayah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Melalui aksi-aksi kecil yang berdampak besar ini, Satgas senantiasa berupaya memupuk hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya jelas, yakni mewujudkan keamanan dan kesejahteraan yang berkelanjutan di tanah Papua Tengah.
