YAHUKIMO - Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir membangun kedekatan humanis dengan masyarakat saat melaksanakan patroli pengamanan wilayah di Kampung Seradala, Kabupaten Yahukimo, Senin (9/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, prajurit Marinir menyempatkan diri berdialog santai bersama generasi muda setempat sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.
Kegiatan berlangsung di sela patroli rutin. Prajurit berhenti sejenak dan duduk bersama para pemuda kampung, membahas berbagai topik mulai dari aktivitas keseharian, kondisi sosial kampung, hingga harapan terhadap situasi keamanan dan masa depan lingkungan mereka. Suasana akrab dan terbuka mencerminkan pendekatan persuasif yang mengedepankan komunikasi dan kebersamaan.
Pendekatan humanis tersebut menjadi strategi Satgas dalam merangkul generasi muda sebagai elemen penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Bagi Satgas Yonif 5 Marinir, peran pemuda sangat strategis sebagai motor penggerak kampung sekaligus fondasi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan produktif.

Dansatgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pengamanan wilayah harus berjalan seiring dengan pendekatan sosial yang membangun kepercayaan masyarakat.
“Keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari aspek pengamanan, tetapi juga dari kemampuan prajurit membangun hubungan baik dengan masyarakat. Saya tekankan kepada seluruh prajurit agar tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis, ” tegasnya.
Melalui komunikasi langsung dengan generasi muda Papua, Satgas Yonif 5 Marinir berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa keamanan dan kedamaian wilayah merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara TNI dan pemuda diharapkan mampu menjaga Yahukimo tetap kondusif serta memberikan harapan bagi masa depan Papua Pegunungan yang lebih baik.

Riansyah