Marinir Borong Ikan Warga Dekai, Pacu Ekonomi Papua Pegunungan

    Marinir Borong Ikan Warga Dekai, Pacu Ekonomi Papua Pegunungan
    Prajurit TNI Angkatan Laut dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir memborong hasil tangkapan ikan segar dari warga Dekai, Kabupaten Yahukimo, Senin (26/1/2026).

    YAHUKIMO - Di tengah hamparan alam Papua Pegunungan yang kaya, prajurit TNI Angkatan Laut dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga merajut erat tali kemanusiaan melalui aksi nyata. Pada Senin (26/1/2026), suasana di sekitar Pos Dekai, Kabupaten Yahukimo, berubah menjadi ajang keakraban ketika para Marinir memborong hasil tangkapan ikan segar dari warga setempat.

    Langkah sederhana namun berdampak besar ini merupakan wujud kepedulian mendalam terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan. Para prajurit berinteraksi langsung, tulus, dan penuh senyum dengan para nelayan sungai yang antusias membawa hasil jerih payah mereka. Pembelian langsung ini bukan sekadar transaksi, melainkan suntikan semangat dan dukungan konkret bagi upaya masyarakat untuk meraih kemandirian ekonomi.

    Dampak positif dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh warga. Selain memberikan tambahan pendapatan yang sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, momen ini juga menjadi sarana komunikasi sosial yang efektif. Interaksi hangat tersebut berhasil mempererat hubungan emosional dan membangun pondasi kepercayaan yang kokoh antara TNI dan masyarakat Papua.

    “Kami senang hasil tangkapan ikan kami dibeli langsung oleh Bapak-Bapak Marinir. Ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ” ungkap Markus Kogoya, salah seorang warga Distrik Dekai, dengan sorot mata penuh rasa syukur.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan pendekatan teritorial humanis yang senantiasa diusung prajurit di medan tugas. Ia menekankan pentingnya kehadiran prajurit yang memberikan manfaat nyata.

    “Kehadiran prajurit harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menjaga keamanan, kami juga mendorong tumbuhnya ekonomi mandiri warga melalui langkah-langkah sederhana yang langsung dirasakan manfaatnya, ” ujar Letkol Marinir T. Pristiyanto.

    Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh jajarannya untuk senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas, seraya tetap memegang teguh prosedur operasional.

    “Saya tekankan kepada setiap prajurit untuk selalu mengutamakan prosedur operasional dan tetap waspada dalam menjalankan tugas di wilayah penugasan, ” tegasnya.

    Melalui aksi kepedulian ini, Satgas Yonif 5 Marinir kembali membuktikan komitmennya untuk hadir sebagai mitra sejati masyarakat. Mereka tidak hanya bertugas menjaga stabilitas keamanan, namun juga secara aktif mendorong terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian ekonomi bagi seluruh masyarakat Papua Pegunungan. (Wartamiliter)

    yonif5marinir satgaspamtasripng marinir yahukimo papuapegunungan ekonomimandiri
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    TNI dan Warga Iyora: Silaturahmi Hangat...

    Artikel Berikutnya

    Ibadah Bersama di Mbua: TNI dan Warga Pererat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami