Keerom – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui peran aktif aparat kewilayahan di lapangan. Hal tersebut ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1701-04/Arso, Koptu Laode Toniman, yang melaksanakan monitoring kegiatan pembukaan lahan sawah di Kampung Ifia Fia, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, pada Rabu (25/3/2026).
Kegiatan cetak sawah ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan. Total lahan yang akan dikembangkan mencapai 60 hektar, yang terbagi dalam dua titik lokasi, masing-masing seluas 40 hektar dan 20 hektar.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 4 hektar. Tahapan yang sedang dilakukan meliputi pengolahan tanah menggunakan metode rotari atau penggemburan, sebagai langkah awal yang krusial guna memastikan kesiapan lahan sebelum memasuki masa tanam.
Dalam mendukung percepatan pelaksanaan kegiatan, Dinas Pertanian Kabupaten Keerom turut memberikan bantuan sarana dan prasarana berupa satu unit traktor (jonder), satu unit mesin rotari, serta satu unit pompa air (dompeng). Seluruh peralatan tersebut dioperasikan oleh tiga orang warga Kampung Ifia Fia yang secara aktif terlibat dalam proses pengerjaan lahan.
Di sela-sela kegiatan, Koptu Laode Toniman menegaskan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas melakukan pemantauan, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar terus bersemangat dalam mengelola potensi pertanian yang dimiliki.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai aparat teritorial untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap, pembukaan lahan sawah ini dapat meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus kesejahteraan petani di Kampung Ifia Fia, ” ungkapnya.
Lebih lanjut, program ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Keerom secara berkelanjutan.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Dengan dukungan yang berkesinambungan, pembukaan lahan sawah di Kampung Ifia Fia diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi pangan lokal serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. (Redaksi Papua)
