Satgas Yonif 408/Sbh: Kebun Andugume, Jantung Harapan Warga Wano Barat

    Satgas Yonif 408/Sbh: Kebun Andugume, Jantung Harapan Warga Wano Barat
    Satgas Yonif 408/Suhbrastha (Sbh) TK Andugume hadir merangkul warga mengolah tanah, di Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Sabtu (10/1/2026).

    LANNY JAYA - Di tengah dinginnya kabut pagi Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Lanny Jaya, Papua Pegunungan, denyut kehidupan masyarakat tak lepas dari harapan yang tertanam di kebun mereka. Menyadari peran vital lahan pertanian ini, Satgas Yonif 408/Suhbrastha (Sbh) TK Andugume hadir merangkul warga, tak hanya berbagi bibit, namun juga turun langsung mengolah tanah, Sabtu (10/1/2026).

    Suasana kebersamaan mewarnai setiap jengkal lahan. Prajurit TNI terlihat bekerja bahu-membahu dengan masyarakat, menanam benih kehidupan tanpa sekat. Kehadiran mereka lebih dari sekadar bantuan fisik; ini adalah suntikan semangat, keyakinan bahwa setiap tantangan di pegunungan dapat dihadapi bersama.

    “Bagi masyarakat Andugume, kebun bukan sekadar lahan pertanian, tetapi sumber harapan dan masa depan keluarga. Kami hadir untuk mendampingi dan menguatkan warga, agar mereka tetap semangat, percaya diri, dan merasa aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, ” ujar Komandan Pos TK Andugume, Kapten Inf Nur Ikhsan. Ia menegaskan, kegiatan ini adalah wujud komitmen Satgas Yonif 408/Sbh dalam membangun kedekatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

    Sambutan hangat datang dari warga. Bapak Talenggen, salah satu petani setempat, tak kuasa menahan rasa syukurnya. “Kami merasa sangat terbantu. Bapak TNI mau turun langsung bekerja bersama kami dan memberi bibit. Ini membuat kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri, ” ungkapnya.

    Kisah kebersamaan di kebun Andugume ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui aksi sederhana namun bermakna, Satgas Yonif 408/Sbh tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merajut benang harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat pegunungan. (Wartamiliter)

    yonif408sbh satgastni tnihumanis pendampinganpetani wanobarat lannyjaya
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Marinir Hadir di Perbatasan: Makan Gratis...

    Artikel Berikutnya

    Honai Goa Balim, Saksi Kemanunggalan TNI...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami