Satgas Yonif 732/Banau Gerakkan Ekonomi Perbatasan Papua Lewat Borong Hasil Tani

    Satgas Yonif 732/Banau Gerakkan Ekonomi Perbatasan Papua Lewat Borong Hasil Tani

    PUNCAK - Di tengah kehangatan udara pegunungan Puncak, Papua, prajurit TNI dari Pos Jenggeren, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau, tak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga merajut erat tali persaudaraan dengan masyarakat. Pada Rabu (25/11/2025), sebuah inisiatif menyentuh hati digelar di Kampung Mamere, Distrik Beoga, yaitu program “Rosita” atau Borong Hasil Tani. Inisiatif ini bukan sekadar transaksi, melainkan denyut nadi yang menghidupkan kembali perekonomian warga menjelang suka cita Natal dan pergantian tahun.

    Dipimpin oleh Serda Mudahri, kegiatan ini merupakan bagian integral dari program SAHABAT BANAU (Saling Hargai dan Toleransi Banau Amankan Natal dan Tahun Baru). Program ini dirancang khusus untuk membuka lebih lebar pintu interaksi positif, menciptakan ruang di mana prajurit dan warga dapat saling mengenal dan memahami lebih dalam.

    Di hamparan hasil bumi yang ditawarkan warga, para prajurit dengan sigap melakukan pembelian langsung. Mulai dari aroma kopi yang khas, kekayaan umbi-umbian, hidangan lokal yang menggugah selera, hingga kebutuhan pokok sehari-hari, semuanya dibeli dengan harga yang pantas. Kepedulian ini memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan prajurit benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para petani dan pedagang lokal.

    Kapten Inf Tanamal, Danpos Jenggeren, menegaskan bahwa “Rosita” lebih dari sekadar jual beli. Ini adalah manifestasi nyata dari komitmen TNI yang hadir untuk menjadi tulang punggung dukungan bagi masyarakat di wilayah perbatasan yang seringkali terisolir.

    “Kegiatan Rosita ini adalah wujud nyata kepedulian Satgas Pamtas Yonif 732/Banau kepada masyarakat. Selain membantu warga dalam memasarkan hasil kebun mereka, kegiatan ini juga memperkuat kepercayaan dan kedekatan emosional antara prajurit dan warga, ” ujar Kapten Tanamal.

    Antusiasme warga menyambut program ini sungguh membahagiakan. Mama Netalis, seorang tokoh perempuan di Kampung Mamere, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

    “Selama ini kami sering kesulitan menjual hasil kebun karena pasar jauh. Bapak-bapak TNI dari Pos Jenggeren datang beli langsung, itu sangat membantu. Kami tidak perlu jalan jauh dan bisa dapat uang untuk kebutuhan keluarga. Terima kasih banyak kepada Satgas, ” ungkap Mama Netalis.

    Melalui setiap transaksi dalam program Rosita, Satgas Yonif 732/Banau menabur benih harapan. Harapan agar jalinan harmonis antara TNI dan masyarakat terus tumbuh subur, sekaligus membuka cakrawala ekonomi yang lebih cerah bagi saudara-saudara kita di pegunungan Papua.

    (Wartamiliter)

    satgas732banau rosita tniuntukrakyat puncakpapua perbatasanri_png sahabatbanau
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Banau Gembleng Literasi Anak Perbatasan...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 732/Banau Hadirkan Layanan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta

    Ikuti Kami