Satgas Yonif 644/Walet Sakti Jalin Kemanunggalan di Kampung Walaik

    Satgas Yonif 644/Walet Sakti Jalin Kemanunggalan di Kampung Walaik
    Foto: Saat Prajurit TNI Satgas Mobile Yonif 644/Walet Sakti Pos Walaik anjangsana digelar di Kampung Walaik, Distrik Walaik, Kabupaten Jayawijaya, pada Sabtu (10/1/2026).

    JAYAWIJAYA - Di tengah kehangatan pegunungan Papua, prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Mobile Yonif 644/Walet Sakti tak henti merajut cerita kedekatan dengan warga. Melalui Pos Walaik, sebuah inisiatif mulia bernama anjangsana digelar pada Sabtu (10/1/2026), menyapa langsung denyut kehidupan di Kampung Walaik, Distrik Walaik, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Ini bukan sekadar kunjungan, melainkan jembatan hati yang dibangun atas dasar kemanusiaan dan penguatan persaudaraan.

    Dipimpin oleh Sertu Teguh, kegiatan ini menjelma menjadi potret nyata pendekatan humanis TNI di medan tugas. Para personel Satgas tak ragu turun langsung ke rumah-rumah warga, tatap muka, mendengarkan setiap keluh kesah, dan memastikan denyut keamanan serta ketertiban tetap bergemuruh harmonis. Senyum merekah, tawa riang terdengar, menjadi saksi bisu betapa eratnya tali emosional yang terjalin antara para penjaga negeri dan anak bangsa di bumi Cenderawasih.

    Sertu Teguh, dengan penuh keyakinan, menegaskan bahwa kehadiran Satgas di Kampung Walaik melampaui sekadar tugas pengamanan. Ia melihatnya sebagai upaya tulus membangun ikatan persaudaraan yang tak lekang oleh waktu.

    “Kami hadir bukan hanya membawa perlengkapan militer, tetapi juga membawa kasih dan harapan. Papua adalah rumah kita bersama. Kegiatan anjangsana ini menjadi jembatan untuk membangun kedamaian dan persaudaraan yang berkelanjutan, ” ujar Sertu Teguh.

    Sambutan hangat dan positif pun mengalir dari masyarakat. Mereka merasakan kehadiran Satgas Mobile Yonif 644/Walet Sakti sebagai pelindung sekaligus sahabat sejati, bukan sosok yang menakutkan.

    “Bapak-bapak TNI datang ke rumah kami dengan ramah. Mereka menjaga kami, bukan menakutkan. Terima kasih sudah peduli dan menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan penuh keakraban di kampung kami, ” ungkap salah satu warga Kampung Walaik, merasakan betul sentuhan humanis yang diberikan.

    Komandan Satgas Mobile Yonif 644/Walet Sakti, Letkol Inf Tiertona Arga, S.I.P., menyoroti krusialnya pendekatan humanis sebagai pilar utama dalam menjaga kedamaian Papua.

    “Kami akan terus hadir sebagai pelindung, sahabat, dan penguat harapan bagi masyarakat Papua. Interaksi hangat seperti ini adalah simbol nyata bahwa persatuan Indonesia dibangun dari senyum tulus di pelosok negeri. Dari sinilah kedamaian Papua kami rawat bersama, ” tegas Letkol Tiertona Arga.

    Melalui jejak langkah anjangsana ini, Satgas Mobile Yonif 644/Walet Sakti meneguhkan peran TNI sebagai penjaga keamanan yang mengutamakan persuasif dan kemanusiaan, sekaligus mengukuhkan simpul kemanunggalan TNI dan rakyat di tanah Papua yang indah. (Wartamiliter)

    yonif644waletsakti anjangsanahumanis tnirakyatbersatu papuadamai jayawijaya kemanunggalantnirakyat
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Kesehatan TNI Jembatani Damai di Pedalaman...

    Artikel Berikutnya

    Pangdam XXIV/Mandala Trikora Pastikan Kesiapan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Banau Perkuat Harmoni Perbatasan Lewat Karya Bakti Gereja
    Satgas Banau Borong Hasil Tani, Perkuat Ekonomi Warga Beoga
    Marinir Bawa Harapan Kesehatan ke Pedalaman Papua
    TNI Hadir di Papua: Pelayanan Sosial Satgas Yonif 500/Sikatan di Mamba
    Senyum Anak Engganengga Merebak Berkat Satgas Yonif 113/JS

    Ikuti Kami