JAYAWIJAYA - Di tengah kehangatan suasana Wamena, Papua, kehadiran Satgas Mobile Yonif 644/Walet Sakti membawa nuansa persaudaraan yang kian menguat. Melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang menyentuh hati, para prajurit ini tak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat bagi masyarakat di Kampung Walaik, Distrik Walaik, Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan yang berlangsung di Gereja Katolik Santo Paulus pada Senin, (16/2/2026), ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mempererat hubungan antar sesama dan menjaga kedamaian di wilayah tersebut.
Dipimpin oleh Sertu Manurung, personel Pos Walaik secara langsung berinteraksi dengan warga, menciptakan momen keakraban yang penuh senyum dan rasa kekeluargaan. Kehadiran mereka disambut dengan hangat, menandakan kepercayaan yang telah terjalin erat antara TNI dan masyarakat Papua.

Lebih dari sekadar sapaan, para prajurit ini turut menyaksikan langsung dinamika sosial keagamaan warga, termasuk pembubaran panitia Natal dan persiapan pembentukan panitia Paskah yang dijadwalkan pada bulan April mendatang. Hal ini menunjukkan keterlibatan TNI yang tulus dalam mendukung setiap aspek kehidupan masyarakat.
"Kami datang bukan hanya membawa perlengkapan militer, tetapi juga membawa kasih dan harapan. Papua adalah rumah kita bersama. Kegiatan hari ini adalah jembatan menuju kedamaian dan persaudaraan yang abadi, " ujar Sertu Manurung, menyampaikan pesan tulus dari para prajurit.
Sambutan positif dari warga mengalir deras, merasakan kehadiran TNI yang membawa rasa aman dan keakraban. "TNI datang bukan untuk menakutkan, tetapi untuk menjaga kami. Terima kasih karena sudah peduli dan menciptakan situasi yang aman serta penuh keakraban di tengah masyarakat Papua, " ungkap salah seorang warga dengan nada haru.

Komandan Satgas Mobile Yonif 644/Walet Sakti, Letkol Inf Tiertona Arga, menegaskan kembali janji TNI untuk terus menjadi pelindung dan sahabat bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran TNI dalam menumbuhkan harapan dan menerangi tanah Papua dengan persaudaraan.
"TNI akan terus berkomitmen menjadi penguat harapan bagi masyarakat di Papua, menjadikan tanah ini damai dan terang oleh persaudaraan. Kehangatan interaksi hari ini adalah simbol nyata bahwa persatuan Indonesia dibangun dari senyum tulus di pelosok negeri, " tegas Letkol Inf Tiertona Arga.
Melalui pendekatan komsos yang humanis dan penuh empati, Satgas Yonif 644/Walet Sakti berupaya menciptakan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan, serta memperkokoh ikatan persaudaraan di Tanah Papua, menjadikan setiap interaksi sebagai langkah nyata menuju kedamaian yang berkelanjutan.

Riansyah