INTAN JAYA - Kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di jantung Papua Tengah tak hanya menyentuh aspek keamanan, namun juga merangkul kesejahteraan masyarakat. Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan kepeduliannya melalui program inovatif bernama 'Rosita' atau Borong Hasil Petani. Aksi nyata ini berlangsung di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Selasa (6/1/2026), membuktikan bahwa pengabdian TNI melampaui batas penjagaan wilayah.
Di sepanjang jalur vital Sugapa–Beoga, saat mentari pagi mulai menyinari dan para petani bersiap menuju Pasar Sugapa, personel Titik Kuat (TK) Mamba Bawah dan TK Mamba Kotis Satgas Yonif 500/Sikatan tak tinggal diam. Mereka aktif membeli langsung beragam komoditas pertanian warga, mulai dari sayuran segar hingga hasil bumi khas Papua yang melimpah.
Komandan TK Mamba Bawah Satgas Yonif 500/Sikatan, Lettu Inf Rhoby Geofrelly, menjelaskan esensi di balik program 'Rosita'. Ia mengungkapkan, program ini adalah perwujudan dari pendekatan humanis yang diusung Satgas dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat di wilayah penugasan.
“Program Rosita kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk kepedulian nyata kepada petani. Dengan memborong hasil kebun mereka, kami berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga, ” ungkapnya.
Lettu Rhoby menambahkan, tantangan geografis dan keterbatasan akses transportasi kerap menjadi batu sandungan bagi petani Kampung Mamba dalam mendistribusikan hasil panen mereka ke pusat-pusat ekonomi. Kehadiran Satgas melalui program 'Rosita' ini diharapkan dapat meringankan beban tersebut, membuka jalur distribusi yang lebih lancar, dan mengurangi kerugian yang mungkin dialami petani.
“Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat menghadapi keterbatasan ekonomi, ” tegas Lettu Rhoby, menegaskan komitmen TNI untuk menjadi mitra masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
Suasana akrab dan penuh kehangatan mewarnai pelaksanaan program 'Rosita'. Sambutan positif dari warga Kampung Mamba menjadi bukti nyata betapa berharganya inisiatif Satgas yang secara langsung menyerap hasil kerja keras mereka. Situasi selama kegiatan terpantau aman dan kondusif, mencerminkan harmoni yang terjalin antara aparat keamanan dan masyarakat.
Melalui program 'Rosita', Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan secara tegas mengukuhkan komitmennya untuk terus hadir, memberikan kontribusi positif, memberdayakan kemandirian ekonomi rakyat Papua, serta berkontribusi pada terwujudnya Intan Jaya yang aman, damai, dan sejahtera. (Wartamiliter)
