INTAN JAYA - Di tengah kehangatan pegunungan Intan Jaya, Kampung Pogapa di Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, merasakan getaran sukacita Natal yang berbeda tahun ini. Minggu (28/12/2025), suasana khidmat meliputi Gereja Santa Kalina Pogapa saat personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti melalui Pos Pogapa turut serta dalam ibadah bersama jemaat. Momen sakral ini tak hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga sarana mempererat tali persaudaraan, yang kemudian dilanjutkan dengan aksi nyata kepedulian melalui pembagian paket sembako.
Kehadiran TNI di Pogapa melampaui tugas penjagaan wilayah perbatasan; mereka hadir sebagai mitra sosial yang tulus, berbagi kehangatan di hari yang penuh makna ini. Ibadah yang berlangsung khidmat menjadi bukti nyata kedekatan emosional yang terjalin antara para prajurit Satgas dan masyarakat setempat.

Pendeta Gereja Santa Kalina Pogapa, Yansen Bagubau (61), tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak Satgas atas kehadiran dan kebaikan hatinya. Ibadah bersama hari ini sangat berarti bagi jemaat kami, terlebih dengan adanya pembagian sembako yang benar-benar membantu kebutuhan warga. Kiranya Tuhan membalas segala kebaikan Satgas, ” ujarnya.
Komandan TK atau Danpos Pogapa, Kapten Inf Kresna Cakra Wijaya, S.Tr.(Han), menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi komitmen Satgas untuk turut serta dalam sukacita Natal sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan yang lebih kuat.
“Natal adalah momentum untuk berbagi kasih dan kebahagiaan. Kami ingin masyarakat Pogapa dapat merayakan Natal dengan penuh sukacita, merasa diperhatikan, dan merasakan kehadiran negara di tengah mereka, ” tutur Kapten Kresna.
Melalui ibadah bersama dan penyaluran bantuan sembako ini, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti secara konsisten menunjukkan peran humanis TNI. Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga keharmonisan, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan membangun kedekatan yang mendalam dengan masyarakat di wilayah perbatasan Papua Tengah, menjadikan Natal tahun ini lebih berarti bagi semua.

Riansyah