LANNY JAYA - Di tengah lanskap Lanny Jaya yang memeluk alam liar, kehadiran prajurit TNI bukan sekadar penjaga garis depan. Satgas Yonif 408/Sbh TK Wamitu pada Jumat (6/2/2026) membuktikan bahwa keamanan sejati lahir dari kedekatan. Mereka tak hanya menyusuri wilayah, tetapi juga menyambangi honai-honai, tempat warga Kampung Wamitu menemukan ketenangan dan rasa aman.
Setiap langkah patroli adalah kesempatan untuk menyapa, berdialog, dan mendengarkan. Keluhan sekecil apapun, kebutuhan paling mendesak, semua ditampung. Ini bukan sekadar tugas, melainkan jembatan kepercayaan yang dibangun di atas medan berat dan jarak yang tak mudah ditembus.
Pendekatan humanis ini terbukti ampuh. Duduk bersama warga tanpa sekat, berbagi cerita santai, membiarkan prajurit menyelami denyut kehidupan masyarakat setempat. Kehadiran mereka, terutama bagi kaum perempuan dan anak-anak di sudut terpencil ini, membawa aura ketenangan yang tak ternilai.
Danpos Wamitu, Kapten Inf Indra, menekankan esensi dari tugas ini. “Kami ingin hadir sebagai saudara bagi warga. Melalui komunikasi sosial, kami menyapa langsung, mendengarkan keluh kesah, dan memastikan masyarakat merasa aman serta diperhatikan, ” ujarnya penuh keyakinan.
Senyum warga Kampung Wamitu adalah bukti nyata. Mereka merasakan betul dampak positif kehadiran para prajurit. “Kami senang kalau bapak-bapak TNI datang. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga duduk bersama dan mendengar cerita kami. Bagi kami, TNI sudah seperti keluarga, ” ungkap salah seorang warga, matanya berbinar penuh kehangatan.
Melalui sentuhan komunikasi sosial yang rutin, Satgas Yonif 408/Sbh menabur benih harmoni. Harapannya, ikatan emosional ini akan terus tumbuh subur, menjaga stabilitas keamanan di pedalaman Papua tetap kondusif, membawa kedamaian dan harapan bagi setiap insan di Kabupaten Lanny Jaya.
