Gizi Papua: Satgas 408/Sbh dan Nakes Hadirkan Harapan di Pedalaman

    Gizi Papua: Satgas 408/Sbh dan Nakes Hadirkan Harapan di Pedalaman

    JAYAWIJAYA - Di tengah keheningan perbukitan Distrik Goa Balim, Jayawijaya, sebuah gerakan mulia tengah bergulir. Prajurit Satgas Yonif 408/Sbh dari Pos Wamitu, bergandengan tangan dengan tenaga kesehatan Puskesmas Goa Balim, mengabdikan diri pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden RI. Kamis (13/11/2025) menjadi saksi bisu bagaimana secercah harapan mulai tumbuh bagi anak-anak Papua, melalui program nasional yang berfokus pada anak-anak dan ibu hamil ini, sebuah upaya strategis negara untuk menekan angka stunting yang masih menjadi momok di wilayah pedalaman.

    Para prajurit TNI tak hanya berperan sebagai pendukung logistik, namun juga menjadi tangan kasih yang membantu tenaga kesehatan menyalurkan paket makanan bergizi. Lebih dari itu, mereka hadir untuk berbagi ilmu, memberikan edukasi tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat kepada seluruh warga. Suasana haru dan penuh antusiasme terpancar dari para ibu hamil, balita, dan keluarga yang hadir, merasakan perhatian yang selama ini mungkin jarang mereka dapatkan secara rutin di tengah keterbatasan akses.

    Danpos Wamitu, Kapten Inf Indra, mengungkapkan bahwa kegiatan ini jauh melampaui sekadar kewajiban rutin. Baginya, ini adalah panggilan jiwa.

    “Ini adalah sinergi nyata antara TNI dan Puskesmas untuk menopang program pemerintah dalam menurunkan stunting di wilayah terpencil. Kami hadir bukan hanya untuk membagikan makanan bergizi, tetapi juga untuk menemani, mendampingi, dan memastikan warga memahami pentingnya pemenuhan gizi, ” kata Kapten Indra.

    Beliau menambahkan dengan nada penuh harap,

    “Harapan kami sederhana: anak-anak Papua tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Di balik senyum mereka, kami melihat masa depan.”

    Kehadiran Satgas 408/Sbh bagai embusan angin sejuk bagi warga Goa Balim, yang selama ini berjuang melawan tantangan akses kesehatan yang terbatas.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi tertinggi atas kolaborasi apik ini. Beliau menegaskan bahwa peningkatan kualitas generasi muda Papua merupakan agenda prioritas strategis bangsa.

    “Kekuatan bangsa tidak hanya diukur dari militernya, tetapi dari kesehatan dan kecerdasan generasinya. Program MBG adalah investasi jangka panjang untuk Papua, ” tegas Mayjen Lucky.

    Beliau menekankan kembali pentingnya peran prajurit,

    “Saya perintahkan seluruh prajurit Koops Habema untuk selalu menjadi garda terdepan dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat. Gizi yang baik hari ini adalah cikal bakal pemimpin Papua di masa depan.”

    Menurutnya, jejak langkah para prajurit hingga pelosok terpencil adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakatnya.

    Kegiatan pendampingan gizi di Goa Balim ini menjadi simbol pengabdian tanpa batas, perpaduan antara ketangguhan TNI dan dedikasi tenaga kesehatan. Perlahan namun pasti, benih kesehatan dan harapan mulai ditanamkan untuk anak-anak yang kelak akan menjadi penerus bangsa di tanah Papua. Di antara keindahan alam honai-honai dan hamparan lembah yang sunyi, program ini membisikkan pesan yang kuat: masa depan Papua harus tumbuh sehat.

    (jurnalis)

    satgas408sbh programmbg giziuntukpapua goabalim jayawijaya tniuntukrakyat cegahstunting
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    TNI-Polri Yahukimo Kompak Rayakan HUT Marinir...

    Artikel Berikutnya

    Banau Berbagi Jumat: Prajurit TNI Tebar...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia Yokatapa Satukan Doa, Kokohkan Damai di Intan Jaya
    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani Mama Papua, Nyalakan Mesin Ekonomi di Pegunungan
    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan
    Semangat Merah Putih Berkibar di Honai Jelang Natal Papua
    Doa Bersama di Goa Balim: Loreng dan Iman Tanda Damai Pedalaman Papua

    Ikuti Kami