PUNCAK - Di tengah keindahan alam pegunungan Puncak, Papua Tengah, prajurit TNI dari Pos Jampul Satgas ‘Sahabat Banau’ Yonif 732/Banau kembali menunjukkan dedikasi tak tergoyahkan. Pada Jum'at (21/11/2025), semangat gotong royong membuncah saat personel TNI bahu-membahu membantu pembangunan rumah Bapak Klemen, seorang warga Kampung Jampul. Momen ini menjadi cerminan nyata kedekatan dan kepedulian TNI terhadap masyarakat di garis terdepan.
Dipimpin langsung oleh Danpos Jampul, Letda Inf Djemmy, para prajurit tak ragu mengangkat beban material, merangkai kerangka atap, hingga menyempurnakan setiap detail rumah yang sedang dibangun. Suasana penuh keakraban mewarnai setiap gerakan, mengukuhkan ikatan emosional yang kuat antara TNI dan warga setempat.
“Sebagai sahabat masyarakat Jampul, kami merasa berkewajiban meringankan kesulitan warga. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai satuan tugas, tetapi sebagai keluarga. Inilah wujud nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa, ” ujar Letda Djemmy.
Bagi Bapak Klemen, bantuan tak terduga ini membawa haru mendalam. Ia tak kuasa menahan rasa terima kasih atas kehadiran TNI yang telah memberikan perubahan positif bagi desanya.
“Kami tidak bisa membalas kebaikan bapak-bapak TNI. Mereka membantu dengan ikhlas tanpa diminta. Sejak Pos Jampul ada, kami merasa aman dan terbantu. Mereka seperti saudara bagi kami, ” ungkap Klemen dengan suara bergetar.
“Semoga Tuhan membalas setiap kebaikan mereka.”
Dukungan terhadap inisiatif kemanusiaan ini datang dari Panglima Komando Operasi (Pangkoops) HABEMA, Mayjen TNI Lucky Avianto. Beliau memandang karya bakti ini sebagai bentuk otentik dari Pembinaan Teritorial di Papua.
“Ketika prajurit menukarkan senjata dengan palu untuk membantu rakyat, mereka sedang membangun kepercayaan yang lebih kuat dari baja. Inilah inti operasi teritorial—kehadiran yang mencintai, melindungi, dan menolong, ” tegas Pangkoops.
Mayjen TNI Lucky Avianto menambahkan bahwa kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan stabilitas jangka panjang di Tanah Papua.
“Persahabatan sejati dan solidaritas seperti ini adalah fondasi perdamaian berkelanjutan di Tanah Papua, ” pungkasnya.
Karya bakti di Kampung Jampul ini membuktikan bahwa tugas pengamanan tidak pernah membatasi Satgas Sahabat Banau untuk menebar kebaikan. Setiap bata yang terpasang, setiap paku yang tertancap, bukan sekadar membangun sebuah rumah, melainkan mengokohkan tali persaudaraan abadi antara TNI dan masyarakat Puncak Papua.
(jurnalis)
