Keerom – Wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus ditunjukkan melalui peran aktif aparat kewilayahan di tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Babinsa Koramil 1701-23/Skanto, Koptu Agunawan, yang membantu petani memanen jagung jenis hibrida di wilayah binaannya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, bertempat di Dusun Embot, Kampung Arsopura, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom. Babinsa Koptu Agunawan turut serta membantu Bapak Kimko, pemilik lahan jagung hibrida seluas kurang lebih 1 hektare, dalam proses panen.
Jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting sebagai bahan pangan pokok masyarakat, sekaligus dapat diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai ekonomi. Oleh karena itu, tanaman jagung menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan.
Dalam rangka mendukung program tersebut di wilayah binaan, Babinsa Koptu Agunawan secara konsisten melaksanakan pendampingan kepada para petani, mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen.
Pendampingan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus memberikan motivasi agar para petani semakin semangat dan mandiri dalam mengelola usaha pertaniannya.
“Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kami kepada petani. Harapannya, hasil panen jagung dapat meningkat dan mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat serta kesejahteraan petani, ” ujar Koptu Agunawan di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Bapak Kimko selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Babinsa yang telah membantu secara langsung dalam proses panen. Ia berharap kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani dapat terus memberikan motivasi dan semangat, sehingga sektor pertanian, khususnya tanaman jagung, dapat terus berkembang dan maju.
“Terima kasih kepada Babinsa yang selalu mendampingi kami para petani. Kehadiran Babinsa sangat membantu dan memberi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian jagung di Kampung Arsopura, ” ungkapnya.
Melalui kegiatan pendampingan seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mampu mendorong terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Keerom. (Redaksi Papua)

Jefri Jayapura