MAYBRAT - Di tengah bentangan alam perbatasan Indonesia-Papua Nugini, senyum kehangatan menyelimuti Kampung Imsun, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Prajurit TNI Angkatan Laut dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, pada Jumat (13/2/2025), mengukir cerita kepedulian melalui program "Jumat Berkah".
Tim dari pos setempat dengan tulus membagikan paket sembako yang sangat dibutuhkan. Sasaran utama adalah keluarga yang paling membutuhkan, terutama para lansia yang telah banyak berkontribusi dan warga kurang mampu yang perjuangan hidupnya patut diapresiasi. Bantuan yang disalurkan mencakup beras, mi instan, gula, kopi, serta aneka kebutuhan pokok lainnya, sebuah ikhtiar tulus untuk meringankan beban hidup masyarakat di garis depan negeri.

Komandan Satgas, Aris Moko, menegaskan esensi dari kegiatan ini.
"Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap warga di wilayah penugasan. Kami berharap bantuan ini dapat memberi manfaat sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit Satgas dan masyarakat Kampung Imsun, " kata Aris Moko.
Antusiasme dan rasa syukur terpancar jelas dari wajah-wajah warga Kampung Imsun. Mereka tidak hanya merasakan kehadiran Satgas sebagai penjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga sebagai sosok yang peduli dan sigap terhadap kebutuhan sosial mereka. Kehadiran prajurit di tengah-tengah mereka terasa begitu personal dan mengharukan.
Melalui program-program teritorial yang terus digalakkan, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY tak henti-hentinya menunjukkan komitmen untuk memperkuat ikatan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Sebuah langkah nyata dalam mewujudkan suasana yang aman, damai, dan sejahtera di kawasan perbatasan yang strategis ini.

Jefri Jayapura