INTAN JAYA - Di tengah keheningan pedalaman Papua Tengah, tepatnya di Pos Bilai, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (13/2/2026), hadir sebuah kisah tentang kepedulian tanpa batas. Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile dari Yonif 113/Jaya Sakti tak gentar menembus keterbatasan, membawa secercah harapan melalui layanan kesehatan yang tulus bagi masyarakat setempat.
Selama beberapa hari terakhir, pos ini menjadi saksi bisu ribuan keluhan kesehatan yang terobati. Bukan sekadar pemeriksaan dan pemberian obat, namun sentuhan hangat dan profesionalisme para prajurit yang membuat setiap pasien merasa dihargai. Raut wajah lega dan senyum yang mulai merekah di wajah warga adalah bukti nyata bahwa pendekatan humanis mampu menumbuhkan rasa aman dan nyaman, bahkan di tengah kondisi yang serba terbatas.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah program berkelanjutan yang digagas Satgas untuk secara nyata mengangkat kualitas hidup masyarakat pedalaman. Lebih dari itu, kehadiran layanan medis di pos TNI ini membuka akses bagi mereka yang selama ini kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan, menjadi jembatan vital antara kesehatan dan masyarakat.

Keikhlasan para prajurit ini tak luput dari pandangan warga. Tom Tipagau, seorang tokoh masyarakat Kampung Bilai yang telah menginjak usia 55 tahun, tak kuasa menahan rasa syukurnya.
"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak Satgas Pos Bilai yang telah memberikan layanan kesehatan. Mereka melayani dengan ramah dan profesional, " kata Tom Tipagau.
Komandan Pos Bilai, Rustamiadi, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah denyut nadi dari pengabdian mereka.
"Kami hadir untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedalaman. Melayani warga Bilai dengan sepenuh hati adalah tanggung jawab kami, dan kami berharap kegiatan ini terus berlanjut serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat, " tuturnya.
Melalui setiap tetes keringat dan senyum tulus yang dipersembahkan, Satgas Yonif 113/Jaya Sakti tak hanya menyembuhkan luka fisik, tetapi juga merajut erat tali persaudaraan dengan masyarakat. Sebuah harapan terbentang, bahwa wilayah pedalaman Papua Tengah akan senantiasa diliputi kesehatan, keamanan, dan masa depan yang lebih cerah.
