Satgas Marinir Borong Hasil Tani Papua, Sentuh Hati Petani Lokal

    Satgas Marinir Borong Hasil Tani Papua, Sentuh Hati Petani Lokal
    Foto: Saat Anggota Satgas Pamtas RI-PNG Mobile 2025 Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir, dukung perekonomian masyarakat lokal Papua, Kamis (5/12/2025).

    PANIAI - Di tengah tugas mulia menjaga perbatasan, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Mobile 2025 Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir di Papua Pegunungan tak lupa menyentuh hati masyarakat lokal. Kamis (4/12/2025) lalu, di Kampung Ekadide, Distrik Pasir Putih, Kabupaten Paniai, mereka menggelar aksi mulia dengan memborong hasil tani warga. Langkah ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan wujud nyata solidaritas dan upaya membangkitkan denyut perekonomian di tanah Papua.

    Bagi para petani di sana, menjual hasil bumi seringkali menjadi perjuangan tersendiri. Akses pasar yang terbatas dan infrastruktur yang belum memadai kerap membuat hasil panen mereka terancam tak tersentuh pembeli. Inilah yang menjadi keprihatinan mendalam bagi Satgas Yonif 4 Marinir.

    "Kami melihat potensi hasil tani di Distrik Pasir Putih sangat bagus, tetapi masyarakat sering kesulitan menjualnya karena akses yang terbatas. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk membeli langsung hasil tani mereka, " kata Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir.

    Pembelian langsung ini memberikan kelegaan luar biasa bagi para petani. Senyum merekah di wajah mereka melihat sayur-mayur segar, buah-buahan ranum, dan umbi-umbian yang mereka tanam dengan penuh keringat kini memiliki pembeli. Mereka merasa kerja kerasnya dihargai, dan dampak positifnya langsung terasa pada kesejahteraan keluarga.

    Apresiasi datang dari berbagai kalangan. Warga setempat tak sungkan mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas perhatian TNI. Harapan agar kegiatan serupa terus berlanjut bergema, menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir untuk rakyat.

    Mayjen TNI Lucky Avianto, Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, menegaskan bahwa pendekatan humanis adalah pondasi penting dalam setiap operasi TNI di Papua. Ia menekankan peran ganda TNI yang tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga memastikan masyarakat sejahtera.

    "Tugas kami tidak hanya menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat. Program seperti ini menunjukkan bahwa TNI hadir untuk mendukung perekonomian rakyat Papua, membuka akses pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, " ujar Mayjen TNI Lucky Avianto.

    Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Satgas Yonif 4 Marinir kian membuktikan komitmennya menjadi bagian dari solusi pembangunan di Papua, merajut kebersamaan melalui pendekatan yang tulus dan menyentuh hati.

    (Wartamiliter)

    tniforpapua marinirpeduli pembangunanpapua ksatriajaya tnihumanis papuasejahtera
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Sambut Natal dan Tahun Baru, Babinsa Koramil...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 142/KJ Borong Hasil Tani, Topang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami