PUNCAK - Di tengah bentang alam Papua Tengah yang memukau, semangat gotong royong Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau kembali membuktikan dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui inisiatif Program Rosita, atau yang akrab disapa 'Borong Hasil Tani', Pos Wangbe di Kampung Wangbe, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, pada Jumat (9/1/2026) menjadi saksi bisu geliat ekonomi yang kembali bangkit.
Sertu Rinaldi beserta jajarannya tidak segan turun langsung ke kebun dan lapak para petani. Dengan senyum hangat dan harga yang pantas, mereka memborong sayur-mayur segar serta komoditas pangan lainnya. Langkah sederhana ini menjadi jawaban atas tantangan pemasaran yang selama ini membelenggu para petani di wilayah perbatasan, memberikan secercah harapan baru.

Kapten Inf Gery, Komandan Pos Wangbe, menjelaskan esensi di balik Program Rosita. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar transaksi jual beli biasa.
“Kegiatan Rosita ini bukan hanya transaksi ekonomi. Ini adalah upaya kami untuk menginjeksi perputaran ekonomi di tingkat kampung, sekaligus memberikan apresiasi atas kerja keras para petani yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan hidup dari hasil kebun, ” tegas Kapten Gery, Jumat (9/1/2026).
Lebih lanjut, Kapten Gery menambahkan bahwa hasil tani yang berhasil diborong tersebut akan menjadi bagian dari kebutuhan konsumsi harian pos. Ini menciptakan sebuah simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan, di mana Satgas terpenuhi kebutuhan pangannya, dan masyarakat mendapatkan apresiasi serta dukungan finansial.
Antusiasme positif tak luput dari raut wajah warga. Natiu, seorang mama Papua yang memiliki kebun di Kampung Wangbe, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Terima kasih bapak-bapak TNI. Dengan adanya program borong hasil tani ini, kami jadi lebih semangat berkebun. Kami merasa dibantu dan dihargai. Kehadiran bapak TNI benar-benar membawa berkah bagi kami di Kampung Wangbe, ” tuturnya penuh haru.
Sepanjang pelaksanaan program, situasi di Kampung Wangbe terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Satgas Yonif 732/Banau tidak hanya menghadirkan rasa aman, melainkan juga menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di garis depan negeri.
Melalui Program Rosita, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau kian mempertegas perannya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan sekaligus agen perubahan yang hadir untuk menguatkan ekonomi masyarakat Papua, dari kampung ke kampung. (Wartamiliter)

Updates.