Hangatnya Nataru di Perbatasan: Marinir dan Warga Aimasa Berbagi Kebersamaan

    Hangatnya Nataru di Perbatasan: Marinir dan Warga Aimasa Berbagi Kebersamaan

    MAYBRAT - Di tengah gemuruh persiapan menyambut pergantian tahun, suasana hangat nan penuh kekeluargaan justru terasa di Pos Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, Kampung Aimasa, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Pada Rabu (24/12/2025) itu, momen Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan prajurit TNI AL untuk merajut kebersamaan dengan warga setempat melalui kegiatan makan bersama. Sebuah inisiatif sederhana namun sarat makna, yang menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan masyarakat di garis depan NKRI.

    Sejak siang hari, denyut kehidupan mulai terasa lebih hidup. Warga Kampung Aimasa berbondong-bondong mendatangi pos, senyum merekah di wajah mereka. Aroma masakan yang tercium bercampur dengan tawa riang, menciptakan simfoni kebahagiaan yang merajut hati. Di meja makan yang terhampar, hidangan disajikan bersama, menjadi saksi bisu percakapan hangat dan akrab yang mengalir lancar.

    Dansatgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, Letkol Marinir Aris Moko, menjelaskan esensi di balik kegiatan ini.

    “Momen Natal dan Tahun Baru adalah saat yang tepat untuk berbagi kebahagiaan. Melalui makan bersama ini, kami ingin memperkuat rasa persaudaraan, menumbuhkan kebersamaan, dan menunjukkan bahwa prajurit Marinir hadir sebagai saudara bagi masyarakat di perbatasan, ” ujar Letkol Marinir Aris Moko.

    Lebih dari sekadar santap bersama, kegiatan ini juga membuka pintu dialog yang lebih dalam. Obrolan ringan yang terjalin menjadi jembatan komunikasi, menumbuhkan saling pengertian, dan yang terpenting, memperkokoh fondasi kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI di wilayah yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

    Sambutan positif datang dari warga Kampung Aimasa. Mereka merasakan kehadiran Satgas bukan hanya sebagai penjaga keamanan, namun juga sebagai tetangga yang membawa kedamaian, kehangatan, dan perhatian tulus. Keberadaan mereka di perbatasan telah menjelma menjadi simbol rasa aman sekaligus pengayom masyarakat.

    Melalui gelaran ini, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY menegaskan kembali komitmennya. Mereka tidak hanya hadir untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga untuk merawat denyut persaudaraan dan kebersamaan, meneruskan semangat Natal dan Tahun Baru yang seharusnya menyentuh setiap hati, di manapun berada.

    (Wartamiliter)

    natarudiperbatasan marinirbersamarakyat satgaspamtas humanisditapalbatas natalpenuhkasih tniad natarudiperbatasan marinirbersamarakyat satgaspamtas humanisditapalbatas natalpenuhkasih tniad
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Damai Natal di Intan Jaya: Satgas Yonif...

    Artikel Berikutnya

    Bakar Batu: Jembatan Perdamaian Satgas Yonif...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sahabat Banau Beri Layanan Kesehatan Gratis di Perbatasan Papua
    Satgas Banau Perkuat Harmoni Perbatasan Lewat Karya Bakti Gereja
    Satgas Banau Borong Hasil Tani, Perkuat Ekonomi Warga Beoga
    Marinir Bawa Harapan Kesehatan ke Pedalaman Papua
    TNI Hadir di Papua: Pelayanan Sosial Satgas Yonif 500/Sikatan di Mamba

    Ikuti Kami