INTAN JAYA - Di tengah bentangan alam Intan Jaya, Papua Tengah, suasana khidmat namun penuh kehangatan merajut hati pada Minggu (8/2/2026) di Gereja Kampung Eknemba. Prajurit Satgas Yonif 712/Wiratama turut larut dalam ibadah Minggu bersama jemaat, sebuah momen yang tak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan ekonomi masyarakat setempat.
Kehadiran para personel TNI disambut dengan senyum tulus oleh warga Eknemba. Lantunan pujian rohani yang mengalun syahdu dalam gereja sederhana itu menciptakan aura kedamaian yang dirasakan bersama, membuktikan bahwa perbedaan tak menghalangi kebersamaan.
Kapten Inf Adryan Nand, Komandan TK Eknemba, mengungkapkan betapa berartinya momen ibadah seperti ini bagi para prajurit yang bertugas jauh dari keluarga.
"Ibadah ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu membawa hati dalam kedamaian serta memperkuat nilai persaudaraan dengan masyarakat di sekitar pos, " kata Kapten Inf Adryan Nand.
Tak berhenti di situ, kebersamaan semakin terasa usai ibadah. Di halaman gereja, para mama Papua dengan bangga menjajakan hasil bumi mereka. Dari sayur-mayur segar hingga ubi dan aneka buah, semua menjadi saksi bisu jerih payah warga. Dengan penuh semangat, prajurit Satgas Yonif 712/Wiratama memborong seluruh hasil tani tersebut, sebuah gestur nyata yang memberikan dorongan berarti bagi perekonomian lokal.
Salah seorang mama penjual tak mampu menahan haru melihat perhatian yang diberikan.
"Terima kasih, Bapak TNI. Tuhan memberkati, " tuturnya lirih, matanya berkaca-kaca menahan emosi bahagia.
Aksi nyata ini adalah cerminan dari kemanunggalan TNI dan rakyat yang sesungguhnya. Bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam merawat kepedulian sosial dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Kehangatan yang tercipta di Eknemba ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di Intan Jaya mampu menebar rasa aman, kedamaian, dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari.
